Samarinda–Tren kasus harian Covid-19 di Kaltim mengalami peningkatan yang signifikan.Terbukti per Selasa 14 Juli 2020 pasien terkonfirmasi positif bertambah 27 kasus.

Hal tersebut dilaporkan Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak melalui aplikasi zoom cloud video meeting, Selasa (14/7/2020).

Berikut sebaran kasus yang dipaparkan Andi sebagai berikut:

Kota Balikpapan Tiga Kasus

  1. BPN 275 Laki-laki 27 tahun warga Jakarta, merupakan OTG yang mengikuti pemeriksaan mandiri dari perusahaan sebagai persyaratan kembali bekerja, kasus dirawat di RS Pertamina Balikpapan.
  2.  BPN 276 Laki-laki 39 tahun warga Balikpapan, merupakan PDP yang tetapkan oleh tim klinis dan DKK Balikpapan dengan keluhan badan lemas dan gambaran Bronchitis pada foto thoraks, kasus di rawat di RSUD Kanudjoso Balikpapan.
  3. BPN 277 Laki-laki 36 tahun warga Balikpapan, merupakan PDP yang ditetapkan oleh tim klinis dan DKK Balikpapan dengan keluhan demam, batuk, nyeri tenggorokan dan badan lemas serta mempunyai Riwayat perjalanan dari Makassar, kasus dirawat di RS Pertamina Balikpapan.

Kabupaten Kutai Timur Satu Kasus

  1. KTM 76 Laki-laki 40 tahun warga Jakarta, merupakan OTG yang akan kembali bekerja di Kutai Timur dengan rapid test reaktif, kasus dirawat di RSUD Kudungga Sangatta.

Kota Bontang Satu Kasus

  1. BTG 17 Wanita 13 tahun warga Bontang, merupakan OTG yang melakukan pemeriksaan karena rapid test reaktif, kasus dirawat di RSUD Taman Husada Bontang.

Kabupaten Berau Satu Kasus

  1. Laki-laki 36 tahun warga Berau, merupakan OTG kontak erat (rekan kerja) BRU 45, kasus dirawat di RSUD A Rivai

Kabupaten Kutai Kartanegara 2 Kasus

  1. KKR 84 Laki-laki 30 tahun warga Makassar, merupakan OTG yang bekerja di Kutai Kartanegara dan mengikuti pemeriksaan mandiri dari perusahaan, kasus dirawat di RSUD Kanudjoso Balikpapan.
  2. KKR 85 Laki-laki 30 tahun warga Kutai Kartanegara, merupakan OTG yang bekerja di Balikpapan dan mengikuti pemeriksaan mandiri dari perusahaan, kasus dirawat di RS Pertamina Balikpapan.

Kota Samarinda 19 Kasus

  1. SMD 88 Laki-laki 44 tahun, SMD 89 Wanita 35 tahun, SMD 90 Wanita 26 tahun, SMD 91 Laki-laki 30 tahun, SMD 92 Laki-laki 34 tahun, SMD 93 Laki-laki 27 tahun, SMD 94 Laki-laki 23 tahun, SMD 95 Wanita 34 tahun, SMD 96 Laki-laki 46 tahun, SMD 97 Laki-laki 24 tahun, SMD 98 Laki-laki 26 tahun, SMD 99 Wanita 38 tahun SMD 100 Wanita 27 tahun, SMD 101 Wanita 35 tahun, SMD 102 Laki-laki 38 tahun, SMD 103 Wanita 30 tahun, SMD 104 Laki-laki 30 tahun, SMD 105 Wanita 24 tahun dan SMD 106 Laki-laki 22 tahun, merupakan OTG yang mengikuti pemeriksaan karena terindikasi kontak dengan kasus terkonfirmasi positif, kasus dirawat di RS Karantina Bapelkes Samarinda.

Selain itu di Kaltim ada delapan kasus yang telah dinyatakan sembuh setelah dinyatakan dua kali dengan hasil negatif serta hasil pemeriksaan klinis dari dokter penanggung jawab pelayanan yang merawat kasus konfirmasi Covid-19 tersebut.

“Mereka berasal dari Kabupaten Kutai Kartanegara satu kasus, Kabupaten Paser Satu kasus dan Kota Balikpapan Enam kasus,” terangnya

Lanjutnya tambahan juga terjadi pada Orang Dalam Pemantauan (ODP) hari ini sebanyak 124 kasus, sehingga total ODP sebanyak 13. 394 kasus.

Sementara distribusi kasus yang dilakukan pemeriksaan Laboratorium sebanyak 5.644 kasus berdasarkan kriteria Orang Dalam Pemantauan (ODP) 234 kasus, Orang Tanpa Gejala (OTG) 4.523 kasus dan Pasien dalam Pengawasan (PDP) 887 kasus.

Dengan begitu total pasien positif tercatat 722 kasus, sembuh 512 kasus, probable 1 kasus, meninggal dunia 17 kasus, negatif 4.378 dan pasien yang dirawat 193 kasus.

“Kondisi perkembangan Covid-19 sangat dinamis, kita tidak bisa melihat penurunan kasus seolah-olah sudah aman, terlihat kondusif, sehingga mengabaikan pelaksanaan dari protokol kesehatan,”jelasnya

Seharusnya semakin kondisi dilonggarkan, semakin ketat melaksanakan protokol kesehatan supaya tetap terjaga dari penularan Covid-19.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *