Samarinda – Gubernur Kaltim, H Isran Noor membuka Rapat Monitoring Realisasi Fisik dan Keuangan serta Penanganan Covid-19 di Kaltim Tahun Anggaran 2020, melalui video conference di Ruang Heart Of Borneo (HOB) Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (23/7).

Gubernur Isran berharap Pemerintah Kabupaten/Kota dan Organisasi Perangkat Daerah untuk mempercepat penyerapan anggaran yang tersedia pada triwulan ketiga.

“Kabupaten/Kota dan organisasi perangkat daerah segera mempercepat serapan anggaran yang tersedia pada Juli – September,” kata Isran Noor.

Isran Noor menambahkan rapat ini sebagai tindak lanjut rapat para gubernur se Indonesia pada 15 Juli lalu di Istana Bogor yang di pimpin Presiden RI Joko Widodo membahas percepatan penyerapan anggaran dan penanganan Covid-19.

“Percepatan penyerapan anggaran akan mampu mengungkit pertumbuhan ekonomi daerah dan daya beli masyarakat. Tentunya harus mengikuti aturan terkait pengadaan dan penanganan Covid-19,” ungkapnya.

Untuk diketahui Isran Noor menyampaikan realisasi bantuan keuangan Pemprov tahun anggaran 2020, terdiri Kota Samarinda 41,34 persen, Kota Balikpapan 34,43 persen, Kabupaten Paser 31,78 persen, Kabupaten Kutai Barat 37,95 persen, Kabupaten Penajam Paser Utara 32,36 persen, Kabupaten Kutai Kartanegara 25,75 persen, Kabupaten Kutai Timur 43,24 persen, Kota Bontang 35,39 persen, Kabupaten Berau 25,31 persen dan Kabupaten Mahakam Ulu 19,04 persen.

Ikut secara virtual Wagub Kaltim, H Hadi Mulyadi, Wakajati Kaltim, Dir Reskrimsus Polda Kaltim, Kepala Perwakilan BPKP Kaltim, Bupati/Walikota se Kaltim dan Forkompinda Kaltim.

Hadir Pj Sekda Prov Kaltim HM Sa’bani, Asisten Pemerintahan dan Kesra Prov Kaltim Moh Jauhar Efendi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Prov Kaltim Abu Helmi, Kepala BPKAD Sa’duddin dan Kepala Biro Adbang Fadjar Djojoadikusumo.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *