BONTANG – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Bakhtiar Mabe mengaku prihatin terhadap anak yang terpapar virus corona di Bontang.

Menurutnya adanya tiga anak yang sementara dirawat karena positif corona disebabkan kurangnya tingkat kepedulian orang tua.

“Seharusnya tidak terpapar karena kegiatannya di luar rumah kan dibatasi. Ini terjadi karena kurangnya pengawasan yang dilakukan,” ujar Bakhtiar Mabe, belum lama ini.

Sebagai dinas yang menaungi perlindungan anak, tentu DPPKB telah melakukan pendampingan terhadap anak yang sementara menjalani masa pemulihan di RSUD Taman Husada.

Sehari setelah anak tersebut dinyatakan positif, pihaknya melakukan pendampingan secara online. Selain itu, untuk mengurangi kejenuhan anak yang diisolasi, mereka pun membawakan barang yang disukai anak-anak.

“Kami sementara lakukan pendampingan, agar bisa memulihkan kondisi psikologi anak itu. Kami juga sudah bawakan mainan, komik dan makanan,” ujarnya.

Tak ingin ada lagi anak yang terpapar Covid-19, dia mengimbau kepada semua orang tua anak yang ada di Bontang untuk lebih meningkatkan kepedulian anak.

“Kami imbau untuk selalu menjaga anak, batasi akses untuk keluar rumah dan terapkan PHBS. Kita tidak mau mendapat kabar lagi ada anak yang terpapar virus corona di Bontang,” pungkasnya.(*)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *