Samarinda—-Angka penambahan kasus positif Covid-19 belum berhenti, 22 kasus hari ini menambah kasus baru di Kaltim.

Kota Balikpapan masih menjadi penyumbang kasus positif Covid-19 terbanyak di Provinsi Kalimantan Timur. Hal ini memberikan tanda belum maksimalnya penegakan protokol kesehatan di tengah masyarakat.

Dari total kasus Covid 19 di Kaltim, total kasus positif di Kota Balikpapan kini sebanyak 565 kasus, disusul Kota Samarinda 323 kasus, Kabupaten Kutai Kartanegara 245 kasus, Kabupaten Paser 120 kasus, Kabupaten Kutai Timur 105 kasus.

Berikutnya Kabupaten Berau 79 kasus, Kabupaten Kutai Barat 50 kasus, Kabupaten Penajam Paser Utara 28 kasus, Kota Bontang 23 kasus dan Kabupaten Mahakam Ulu 0 kasus.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak dalam rilisnya mengatakan penambahan 22 kasus baru diantara 21 kasus disumbang dari Kota Balikpapan dan 1 dari Kota Samarinda

Lebih lanjut dirinya merincikan sebaran kasus sebagai berikut :

Kota Balikpapan 21 Kasus

  1. 15 Kasus merupakan warga Balikpapan yang terkonfirmasi positif Covid-19 asimtomatis hasil pemeriksaan massal DKK Balikpapan, kasus melakukan isolasi mandiri yaitu BPN 545 Laki-laki 39 tahun, BPN 546 Laki-laki 50 tahun, BPN 547 Laki-laki 21 tahun, BPN 548 Laki-laki 49 tahun, BPN 552 Laki-laki 20 tahun, BPN 553 Laki-laki 33 tahun, BPN 554 Laki-laki 46 tahun, BPN 555 Laki-laki 41 tahun, BPN 556 Laki-laki 40 tahun, BPN 557 Laki-laki 38 tahun, BPN 558 Laki-laki 38 tahun, BPN 559 Laki-laki 43 tahun, BPN 560 Laki-laki 37 tahun, BPN 561 Laki-laki 36 tahun dan BPN 562 Laki-laki 43 tahun.
  2. 4 Kasus merupakan warga Balikpapan yang terkonfirmasi Positif Covid-19 yang mempunyai gejala Infeksi Saluran Pernafasan Akut, kasus dirawat di RST Hardjanto yaitu BPN 549 Laki-laki 43 tahun, BPN 551 Wanita 45 tahun, BPN 552 Wanita 45 tahun dan BPN 563 Laki-laki 45 tahun.
  3.  BPN 550 laki-laki 50 tahun warga Balikpapan, merupakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dengan gejala Infeksi Saluran Pernafasan Akut yang dirawat di RST Hardjanto dan dilaporkan meninggal dunia pada tanggal 2 Agustus 2020. Pemakaman dilakukan sesuai protocol Covid-19.
  4. BPN 564 Wanita 64 tahun warga Balikpapan, merupakan kasus terkonfirmasi Positif Covid-19 dengan gejala Infeksi Saluran Pernafasan Akut yang dirawat di RS Pertamina dan dilaporkan meninggal dunia pada hari ini tanggal 3 Agustus 2020. Pemakaman dilakukan dengan protocol Covid-19.

Kota Samarinda 1 Kasus

  1.  SMD 323 Laki-laki 67 tahun warga Samarinda, merupakan kasus terkonfirmasi Positif dengan gejala Infeksi Saluran Pernafasan Akut yang dirawat di RSUD AW Syahranie Samarinda.

Selanjutnya terjadi penambahan kasus terkonfirmasi Covid 19 yang dilaporkan Meninggal sebanyak empat Kasus dari Kota Samarinda satu kasus SMD 241 Laki-laki 66 tahun dan Kota
Balikpapan tiga kasus yaitu BPN 550 laki-laki 50 tahun, BPN 564 wanita 64 tahun dan BPN 326 Laki-laki 60 tahun.

Andi juga melaporkan 25 kasus sembuh yang tersebar di Kabupaten Kutai Timur tujuh kasus dan Kota Samarinda 18 kasus.

“Mereka dinyatakan sembuh karena telah melalui masa isolasi 10 hari dan hasil pemeriksaan klinis dari dokter penanggung jawab,” jelasnya dalam rilis harian melalui aplikasi zoom cloud video meeting, Senin  (3/8/2020).

Untuk kasus suspek bertambah 303 kasus, sehingga total kasus suspek 10. 274 kasus. Sementara Discarded 5.123 kasus, Probable 5 kasus dan dalam Proses Pemeriksaan 3. 608 kasus.

Hingga saat ini jumlah pasien positif di Kaltim menjadi 1.538 kasus, sembuh 938 kasus, meninggal dunia 40 kasus dan pasien yang dirawat 540 kasus.

“Melihat kasus yang ada meskipun sedikit mengalami penurunan dibandingkan hari-hari sebelumnya tentunya kita harus tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan dari pandemi ini. Karena ternyata kasus-kasus baru masih saja terjadi di masyarakat dan terjadi sebab belum patuh terhadap protokol kesehatan,”terangnya

Maka perlu upaya-upaya yang harus dilakukan selama pandemi dengam memaksimalkan diri agar tidak tertular dari Covid-19 dan juga tidak menularkan Covid-19 ini kepada orang lain. Caranya yaitu terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta melaksnaakan protokol kesehatan dengan disiplin dalam segala aktifitas.

 

 

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *