SAMARINDA— Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memperpanjang kedua penetapan kejadian luar biasa dengan status tanggap darurat bencana penyakit Corona Virus Disease (Covid -19) di Kaltim.

Dimana sebelumnya Gubernur Kaltim, H. Isran Noor telah menetapkan status kejadian luar biasa dengan status keadaan tertentu darurat bencana penyakit Corona Virus Disease (Covid -19) di Kaltim melalui Surat Keputusan Gubernur Kaltim Nomor 360/K.246/2020 tertanvgal 24 Maret 2020.

Kemudian deperpanjang dengan Surat Keputusan Nomor 360/K 368/2020 tertanggal 24 Maret 2020 tertanggal 19 Juni 2020 tentang perpanjang penetapan kejadian luar biasa dengan status tanggap darurat bencana penyakit akibat Corona Virus Disease 2019 di Kaltim yang akan berakhir tanggal 21 Agustus 2020.

Melihat perkembangan pandemi Covid-19 sampai saat ini belum berakhir, sehingga perlu upaya pencegahan dan penaggulangan bencana secara lanjutan di Kaltim. Maka diperpanjang kembali yang tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Kaltim Nomor 360/K 4.30/2020 tertanggal 19 Agustus 2020.

Perpanjangan status tanggap darurat sebagaimana dimaksud dalam Diktum Kesatu berlaku selama 132 (Seratus tiga puluh dua) hari terhitung sejak tanggal 22 Agustus sampai dengan 31 Desember 2020.

“Berdasarkan berbagai pertimbangan, maka keputusan tentang perpanjang kedua penetapan KLB tanggap darurat bencana penyakit akibat Covid-19 diperpanjang,”ungkap Gubernur Kaltim melaui surat keputusan yang ditetapkannya.

Dijelaskan Gubernur Kaltim, perpanjangan juga memperhatikan Instruksi Presiden Nomor 6 tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukuman protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *