SAMARINDA—- Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah menambah alat Polymerase Chain Reaction (PCR) di Laboratorium Kesehatan Daerah, Untuk mengantisipasi lonjakan kasus.

Dengan adanya PCR tersebut diharapkan kapasitas pemeriksaan meningkat sehingga mempermudah tim gugus tugas melakukan tracing dan testing.

Hal tesebut diungkapkan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak saat rilis harian melalui aplikasi zoom cloud video meeting, Minggu (30/8/2020).

“Sudah dilakukan instalasi serta uji coba dan berhasil cukup baik. Semoga saj Senin, 31 Agustus 2020 sudah berfungsi secara penuh untuk menunjang kapasitas pemeriksaan, sehingga bisa meningkat dua kali lipat. Dimana biasanya 300 sampel menjadi 600 sampel per hari,” bebernya.

Disamping itu pihaknya juga mencoba untuk mengupayakan mempercepat pengadaan satu lagi alat PCR RSUD AW Syahranie. Terkait kendala RSUD AW Syahrani kemaren sudah tiba spare part PCR berupa lampu halogen.

Disamping itu Kapasitas mobile PCR juga akan ditambah dari yang semula 300 sampel menjadi 500- 600 sampel per hari.

Dengan peningkatan kapasitas pemeriksaan, nantinya kasus cenderung akan meningkat. Semakin cepat tracing dan testing, maka semakin cepat dilakukan isolasi dan treatment sehingga mempercepat memutus rantai penularan, sebutnya.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *