Samarinda—Wakil Gubernur Hadi Mulyadi mengungkapkan Pemerintah dan masyarakat sangat memgapresiasi keberanian Presiden Jokowi memindahkan Ibu Kota Negara (IKN) ke Provinsi Kalimantan Timur. Ini merupakan langkah awal kemajuan bangsa Indonesia karena saat ini, 50 persen lebih pembangunan terfokus di Jawa, sekitar 30 persen Sumatera, sisanya Kalimantan dan Sulawesi serta provinsi lainnya.

Ini kan sangat tidak seimbang. Bukan hanya Kaltim ujarnya, tapi seluruh provinsi di luar Pulau Jawa berkepentingan IKN itu dipindah. Sebab, selama ini ada anggapan pembangunan Jawa dan luar Jawa terjadi ketidakadilan. Makanya, perpindahan IKN ini akan menumbuhkan dan meratakan pembangunan di provinsi luar Pulau Jawa,” ungkap Hadi saat mengikuti Rembuk Etam Refleksi Setahun Kaltim Jadi IKN Baru secara virtual di ruang kerja Wahub lantai 2 Kantor Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada Samarinda, Rabu, (26/8).

Dalam paparannya, Wagub Hadi Mulyadi mengungkapkan sejak awal Presiden Joko Widodo menetapkan ibu kota negara (IKN) untuk Indonesia di Kaltim, pemerintah dan masyarakat di daerah sangat mendukung.

“Dukungan tidak saja oleh masyarakat Kaltim, tapi seluruh masyarakat dan pemerintah di wilayah Kalimantan. Jadi, kami hingga saat ini tidak ada pro atau kontra. Tapi, sangat bersyukur dan mendukung,” kata Hadi Mulyadi mengawali materinya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kaltim HM Aswin menyampaikan bahwa pihaknya optimistis pemindahan IKN ke Kaltim bisa terwujud. Menurutnya Bappeda Kaltim sejak setahun lalu telah melakukan beberapa hal. Seperti kegiatan preservasi atau peningkatan jalan akses dari Simpang Km 38 Samboja, Kukar menuju Sepaku, PPU, yang saat ini digunakan sebagai akses utama menjadi lokasi inti calon IKN.

Kegiatan lainnya, peningkatan Jalan Mulawarman yang terletak di wilayah pesisir Balikpapan menuju Samboja, Kukar. Akses ini direncanakan sebagai kawasan pengembangan IKN. Kontribusi pembangunan SPAM Teritip juga sudah dilakukan. Hal lainnya, penyiapan aksesibilitas Pulau Balang menuju IKN.

“Selama beberapa bulan terakhir, staf Bappeda Kaltim juga diajak untuk menentukan koordinat lokasi IKN. Beberapa peneliti dari Universitas Pertahanan (Unhan) berkunjung ke Bappeda Kaltim yang khusus meneliti bidang kemaritiman. Itu beberapa hal yang sudah dilakukan,” terang dia

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *