Haloberau.com, TANJUNG REDEB – Jumlah warga positif Covid-19 dari Klaster Gang Jeruk bertambah 13 orang, Kamis (27/8).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Iswahyudi mengatakan, belasan warga yang baru diketahui terpapar virus corona berdasarkan hasil tracking klaster Gang Jeruk yang dilakukan pemeriksaan sampel di klinik Tirta Medical Centre.

“Hasil pemeriksaan hari ini yang kami terima ada sebanyak 13 sampel hasilnya positif,” kata Iswahyudi.

“Belasan warga yang dinyatakan positif kini telah ditangani secara medis dengan rawat isolasi di RSUD dr Abdul Rivai,” jelasnya.

Hasil tambahan 13 kasus positif Covid-19 yang merupakan transmisi lokal dengan identitas pasien sebagai berikut :

1. Tn.MFR (16 tahun) dengan alamat Kecamatan Tanjung Redeb merupakan klaster Gg.Jeruk dengan hasil PCR Positif (Berau 122)

2. An.RAS (9 tahun) dengan alamat Kecamatan Tanjung Redeb merupakan klaster Gg.Jeruk dengan hasil PCR Positif (Berau 123)

3. Tn.AS (39 tahun) dengan alamat Kecamatan Tanjung Redeb klaster Gg.Jeruk dengan hasil PCR Positif (Berau 124)

4. Tn.MH (72 tahun) dengan alamat Kecamatan Tanjung Redeb klaster Gg.Jeruk dengan hasil PCR Positif (Berau 125)

5. An.ACM (6 tahun) dengan alamat Kecamatan Tanjung Redeb merupakan klaster Gg.Jeruk dengan hasil PCR Positif (Berau 126)

6. Tn.AN (23 tahun) dengan alamat Kecamatan Tanjung Redeb merupakan klaster Gg.Jeruk dengan hasil PCR Positif (Berau 127)

7. Ny.RA (34 tahun) dengan alamat Kecamatan Teluk Bayur merupakan klaster Gg.Jeruk dengan hasil PCR Positif (Berau 128)

8. Ny.SL (55 tahun) dengan alamat Kecamatan Teluk Bayur merupakan klaster Gg.Jeruk dengan hasil PCR Positif (Berau 129)

9. An.AJV (4 tahun) dengan alamat Kecamatan Tanjung Redeb merupakan klaster Gg.Jeruk dengan hasil PCR Positif (Berau 130)

10.Tn.DSP (39 tahun) dengan alamat Kecamatan Tanjung Redeb merupakan klaster Gg.Jeruk dengan hasil TCM Positif (Berau 131)

11.Ny.ST (53 tahun) dengan alamat Kecamatan Teluk Bayur merupakan klaster Gg.Jeruk dengan hasil TCM Positif (Berau 132)

12.Ny.AW (43 tahun) dengan alamat Kecamatan Tanjung Redeb klaster Gg.Jeruk dengan hasil TCM Positif (Berau 133)

13.An.DRR (12 tahun) dengan alamat Kecamatan Tanjung Redeb klaster Gg.Jeruk dengan hasil TCM Positif (Berau 134)

Dengan demikian total kasus klaster Gg.Jeruk berjumlah 23 Kasus dan saat ini terus dilakukan pelacakan kasus (tracking kontak) terhadap kontak erat, terutama yang memiliki gejala sehingga dapat segera ditangani.

Klaster Gg.Jeruk telah meluas ke beberapa wilayah lainnya di Kabupaten Berau sehingga risiko penularan di wilayah Kabupaten Berau menjadi tinggi.

“Berkaitan dengan hal tersebut kami himbau kepada masyarakat yang pernah berinteraksi dengan klaster Gg.Jeruk untuk karantina mandiri selama 14 hari dari terakhir kontak dan melaporkan diri kepada petugas kesehatan jika bergejala sakit ke Call Center Covid-19 (0852 4793 3152),” tutupnya.

Gubernur Kaltim Isran Noor menjawab banyak pertanyaan seputar rencana pemindahan ibu kota negara (IKN) ke sebagian wilayah PPU dan Kukar. Wawancara dilakukan oleh Kepala Puslatbang KDOD LAN RI Mariman Darto dan tim. Salah satu pertanyaan pentingnya, apakah rencana IKN ini masih akan dilanjutkan?

“Sekarang ini rencana pemindahan IKN lagi slow down, bukan dihentikan. Karena kita sedang menghadapi musibah Covid-19,” tegas Isran Noor di Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (27/8).

Isran sangat meyakini Presiden Joko Widodo dan pemerintahannya tidak akan menghentikan, apalagi membatalkan rencana besar untuk negara, terutama terkait rencana pemindahan IKN ini.

Secara berjenjang pemerintahan terdekat dengan rencana ibu kota baru pun telah menyusun rancangan antisipasi pembangunan sebagai bagian dari kawasan penyangga IKN. Daerah-daerah itu adalah Penajam Paser Utara, Kutai Kartanegara, Balikpapan dan juga Samarinda.

Isran pun menjawab pertanyaan seputar apakah rencana pemindahan ibu kota ini akan berpengaruh terhadap visi Kaltim Berdaulat hingga menyebabkan daerah ini perlu melakukan penyesuaian terhadap visi tersebut?

“Penyesuaian pasti ada. Tapi, poin pentingnya, pemindahan IKN ini bukan untuk Kaltim, tapi untuk Indonesia,” tegas Isran.

Bersinggungan dengan IKN, Isran menjelaskan visi Kaltim Berdaulat agar bisa dipahami secara benar oleh bangsa Indonesia. Kaltim Berdaulat itu jelas Gubernur, bukan berarti Kaltim ingin merdeka. Tapi, berdaulat dalam pengertian, bagaimana masyarakat Kaltim bisa memiliki sebuah kemampuan aksesibilitas untuk membangkitkan dirinya di dalam mengolah sumber daya alam.

“Agar manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat. Sekarang memang ada, tapi tidak sesuai dengan risiko yang bakal ditanggung daerah. Jadi bukan kita mau merdeka. Ora ada itu,” jawab Isran, setengah bercanda disambut tawa Mariman Darto dan tim.

Kepala Biro Humas Setda Provinsi Kaltim HM Syafranuddin tampak hadir mendampingi Gubernur Isran Noor.

SAMARINDA – Pemprov Kaltim secara khusus mengucapkan selamat kepada Pengadilan Tinggi (PT) Kaltim yang mampu membangun zona integritas dalam meningkatkan pelayanan dan transparansi kepada masyarakat melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

“Secara pribadi dan Pemerintah Provinsi Kaltim, saya mengucapkan dan mengapresiasi Pengadilan Tinggi yang telah membangun zona integritas melalui PTSP. Diharapkan melalui media telekomunikasi dan media sosial bermanfaat bagi masyarakat,” kata Wagub Kaltim H Hadi Mulyadi ketika menghadiri silaturrahmi dan testimoni dalam rangka Pengadilan Tinggi Kaltim menuju Zona Integritas, di Kantor Pengadilan Tinggi Kaltim, Jalan M Yamin Samarinda, Selasa (25/8).

Hadi berharap melalui zona integritas, PT Kaltim semakin dekat dengan masyarakat. Apalagi, komunikasi cukup dengan teknologi informasi dan media sosial. Karena itu, wajar jika PT hingga saat ini tingkat kepuasan masyarakat tinggi melalui aduan dalam tindakan kasus korupsi di Kaltim.

“Mampu mencapai kurang lebih 90 persen partisipasi masyarakat yang puas dengan pelayanan pengaduan tentang tindakan korupsi. Semoga ini bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan,” harapnya.

Ketua Pengadilan Tinggi Kaltim Sutoyo mengatakan, sengaja mengundang Wagub Hadi Mulyadi dalam rangka testimoni dan silaturrahmi.

“Semoga komunikasi yang baik ini terus terjalin. Sehingga penyelenggaraan pemerintah daerah semakin baik. Terutama mencegah tindakan korupsi di daerah,” jelasnya.

Kegiatan dirangkai pemberian tumpeng oleh Ketua PT Sutoyo kepada Wagub Hadi Mulyadi. Tampak Ketua Pengadilan Negeri se Kaltim.

SAMARINDA –Wakil Gubernur Kaltim, H.Hadi Mulyadi menghadiri Syukuran dan Soft Opening Szultan Restaurant & Cafe Jalan Cempaka No. 8, Bugis, Samarinada, Kamis, 27 Agustus 2020

Hadir istri Gubernur Kaltim, Hj Norbaiti Isran Noor dan pemilik Hotel Bumi Senyiur, Subagyo Yos Sutomo serta pimpinan perbankan dan para pelaku usaha di Kaltim.

Suasana acara tidak formal dan berjalan sederhana. Bahkan, hanya belasan menit, seluruh tamu dan undangan langsung dipersilahkan menyantap menu istimewa yang disiapkan pemilik Szultan Restaurant & Cafe.

Itu pun setelah dibacakan doa oleh orang nomor dua Benua Etam, Wagub Hadi Mulyadi. Berhubung si pembaca doa masih OTW atau diperjalanan, ujar pembawa acara, sehingga terlambat datangnya.

Sebelumnya, Wagub sangat mengapresiasi semangat kerja Siti Rahmawati Isran selaku pemilik Szultan Restaurant & Cafe. Bagi Hadi, bukan soal materi, tapi bagaimana anak muda memiliki semangat, kerja keras dan membangun diri, terlebih di kondisi saat ini.

“Ada dua manager (Siti Rahmawati dan Subagyo Sutomo), bisa jadi pengusaha besar di Kaltim,” kata Hadi Mulyadi menyemangati.

Wagub Hadi mengungkapkan banyak orang sukses sebab pekerja keras dan punya disiplin serta semangat kerja yang tinggi.

“Cafe ini bukan sekedar Cafe, tapi ini menjadi simbol keinginan anak muda untuk maju dan bekerja keras,” ungkap Hadi.

Siti Rahmawati Isran selaku pemilik Szultan Restaurant & Cafe mengungkapkan rasa syukur atas dukungan semua pihak, sehingga Szultan Restaurant & Cafe bisa dibuka.

          

Teks Foto : Gubernur Kaltim, H Isran Noor menerima Kunjungan Kerja Pangkogabwilhan II, Marsdya TNI Imam Baidrus di Ruang Tepian II Kantor Gubernur Kaltim. Serta penyerahan plakat sebagai kenang-kenangan, Rabu (26/8).

SAMARINDA – Gubernur Kaltim, H Isran Noor menerima kunjungan kerja Pangkogabwilhan II Marsdya TNI, Imam Baidrus yang di dampingi Kasdam VI/Mulawarman, Brigjend TNI Tri Hartanta, Danrem 091/ASN, Brigjend TNI Cahyo Suryo Putro, Aslog Kaskogabwilhan II Marsma TNI Dani Harsono, Kogabwilhan II Kolonel Tek Heri Hercules, Paban V Srenum Nuryadin, Paban I Srenum Mabes TNI Kolonel Czi Saptono, Kasi Ren 091/ASN Kol Kav Agus Nugroho dan Pabandya Slog Mabes TNI Letkol Adm Bukhori di Ruang Tepian II Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (26/8).

Gubernur Isran mengatakan ditetapkannya Provinsi Kaltim sebagai calon Ibu Kota Negara (IKN) baru dinilai sangat wajar. Hingga sekarang diyakini masyarakat Kaltim sangat memahami kondisi daerah ini. Termasuk dalam mendukung adanya program yang dibangun Pangkogabwilhan II di wilayah Provinsi Kaltim.

“Perlu saya sampaikan, sejak jaman Kerajaan Kutai hingga sekarang. Masyarakat di Kaltim sangat rukun dan damai. Bahkan cenderung bisa menerima siapa saja yang datang ke daerah ini. Artinya kondisi sosial di daerah ini jauh dari konflik SARA atau sosial. Oleh karenanya, wajar IKN ditetapkan di Kaltim,” ucap Isran Noor.

Kondusifitas dikarenakan adanya keseimbangan suku, agama, ras dan bangsa. Inilah yang terjadi di Kaltim sejak Kerajaan Kutai yang dipimpin Kudungga hingga keturunannya. Sejak masa kerajaan sudah memiliki kebijakan terbuka kepada siapa saja dan tidak menutup diri.

“Inilah modal dasar untuk menjaga keamanan hingga ditetapkannya menjadi IKN. Tapi, ini bukan kekuasaan sosiopolitik. Tapi, sejarah yang wajib diketahui seluruh anak bangsa. Itulah yang terjadi di Provinsi Kaltim hingga terwujudnya kondusifitas daerah,” jelasnya.

Untuk diketahui, keberadaan Pangkogabwilhan II di wilayah Provinsi Kaltim sangat mendukung pengembangan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Benua Etam.

 

Gubernur Kaltim Isran Noor melantik Penjabat Sekretaris Daerah Kaltim dilantik, H. Muhammad Sa’Bani, di ruang Ruhui Rahayu, Kamis (27/7/2020).

 

 

 

 

 

 

 

 

Samarinda – Dua pantun dari Gubernur Kaltim memulai sambutan pada acara pelantikan Penjabat Sekretaris Daerah Kaltim, H. Muhammad Sa’Bani oleh Gubernur Kaltim Isran Noor, di ruang Ruhui Rahayu, Kamis (27/7/2020).

“Buah jambu banyaklah biji, sehat dimakan untuk jasmani, doa berkah selalu terpuji penjabat sekda saudara Sa’bani,” Ujar Isran disambut tepukan tangan para peserta.

Pucuk daun bunga melati tumbuh indah warna putih, bekerja kita haris teliti, semoga tuhan selalu merahmati. Dua pantun yang diakhiri huruf i menjadi pembuka pada pelantikan Pj. Sekda hari ini.

“Saya dan bapak wakil gubernur sangat memberikan kepercayaan dan memberikan tugas yang banyak kepada saudara sekretaris, bahwa tanggung jawab sekretaris itu banyak dan besar,” Ujar Isran

Pelantikan ini yang kedua kalinya setelah pelantikan pertama pada tanggal 15 Mei 2020. Dalam melaksanakan tugas tentu Sekretaris itu banyak mengalami hambatan masalah teknis maupun non teknis

“Jaga moral dan jaga nama baik pimpinan, pimpinan itu dari Gubernur, Wakil Gubernur sampai keatas Menteri Dalam Negeri, kementrian terkait dan Presiden,” Pesan Isran.

Isran juga berpesan agar koordinasi terus berjalan, artinya boleh saya melakukan tanpa perintah atau laporan namun harus bisa dipertanggungjawabkan.

Hadir pula pada pelantikan ini Wakil Gubernur Kaltim H. Hadi Mulyadi, Asisten bidang perekonomian dan administrasi pembangunan Abu Helmi, Asisten administrasi umun Fathul Halim, Kepada Bapedda Aswin dan beberapa Kepala OPD dilingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

SAMARINDA— Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memperpanjang kedua penetapan kejadian luar biasa dengan status tanggap darurat bencana penyakit Corona Virus Disease (Covid -19) di Kaltim.

Dimana sebelumnya Gubernur Kaltim, H. Isran Noor telah menetapkan status kejadian luar biasa dengan status keadaan tertentu darurat bencana penyakit Corona Virus Disease (Covid -19) di Kaltim melalui Surat Keputusan Gubernur Kaltim Nomor 360/K.246/2020 tertanvgal 24 Maret 2020.

Kemudian deperpanjang dengan Surat Keputusan Nomor 360/K 368/2020 tertanggal 24 Maret 2020 tertanggal 19 Juni 2020 tentang perpanjang penetapan kejadian luar biasa dengan status tanggap darurat bencana penyakit akibat Corona Virus Disease 2019 di Kaltim yang akan berakhir tanggal 21 Agustus 2020.

Melihat perkembangan pandemi Covid-19 sampai saat ini belum berakhir, sehingga perlu upaya pencegahan dan penaggulangan bencana secara lanjutan di Kaltim. Maka diperpanjang kembali yang tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Kaltim Nomor 360/K 4.30/2020 tertanggal 19 Agustus 2020.

Perpanjangan status tanggap darurat sebagaimana dimaksud dalam Diktum Kesatu berlaku selama 132 (Seratus tiga puluh dua) hari terhitung sejak tanggal 22 Agustus sampai dengan 31 Desember 2020.

“Berdasarkan berbagai pertimbangan, maka keputusan tentang perpanjang kedua penetapan KLB tanggap darurat bencana penyakit akibat Covid-19 diperpanjang,”ungkap Gubernur Kaltim melaui surat keputusan yang ditetapkannya.

Dijelaskan Gubernur Kaltim, perpanjangan juga memperhatikan Instruksi Presiden Nomor 6 tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukuman protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019.

SAMARINDA – Untuk mempererat tali silaturahmi dengan Insan Pers sekaligus membantu percepatan penanganan Covid-19, Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) mengundang Insan Pers kota Tepian Samarinda makan siang di Rumah Makan Fusia (Raja Nasi Timbel) Samarinda Jl. Awang Long No. 11 Samarinda, Rabu, (26/8/2020).

Pertemuan berlangsung santai dan sesekali dibarengi dengan gelak tawa. Dari kalangan Insan Pers terdiri atas media online, cetak dan elektronik.

Kapenrem 091/ASN, Kapten Arh Azrul Azis mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk silaturahmi antara insan penerangan angkatan darat Korem dengan media di Samarinda, sehingga kedepannya silaturahmi ini tidak pernah putus.

Lebih lanjut dirinya menerangkan melihat kondisi saat ini, perlu juga sinergi dalam membantu penanganan pencegahan penyebaran Covid-19, melalui imbauan di media masa. Artinya, membantu dalam memberikan informasi, dengan menyadarkan masyarakat pentingnya taat menjalankan protokol kesehatan di masa pandemi ini.

Untuk itu, perlu saling bahu membahu untuk menjalankan protokol kesehatan tersebut. Karena ini salah satu upaya dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Selain itu, pihaknya juga sebelumnya sudah memberikam imbauan serta membagiakan masker kepada masyarakat, baik di jalan-jalan maupun secara door to door.

“Kami berharap kedepannya, wabah ini bisa berakhir, tetapi perlu ada sinergi dari semua pihak untuk melawan, caranya dengan taat menjalankan protokol kesehatan,” tegasnya.