Samarinda – Corona Virus Diseas 2019 atau yang dikenal dengan Covid-19 diyakini lebih mudah menular ketika suatu ruangan tidak memiliki ventilasi dan perputaran udara hanya berada di bagian dalam saja. Sebagai contoh, ruangan yang menggunakan Air Conditioning (AC).

Sehingga diusulkan untuk gelaran rapat dan pertemuan sebaiknya digunakan ruangan non AC yang memiliki sirkulasi udara sangat baik.

“Pemerintah Kota Samarinda sebaiknya menjadi pelopor ketika rapat atau pertemuan OPD (organisasi perangkat daerah) sebaiknya dilakukan di ruang terbuka yang tidak memiliki sistem pendingin ruangan,” ujar Direktur Rumah Sakit Umum Daerah IA Moeis Samarinda, dr Rahimah Alayidrus, Selasa (8/9/2020).

Menurutnya, salah satu cara untuk memutus mata rantai penyebaran virus korona ini adalah tidak berkumpul dalam satu ruangan ber-AC. Diketahui ruangan berpendingin udara semacam ini, jika ada yang orang terpapar Covid-19, maka virusnya akan lebih mudah menyebar kepada orang lain yang berada di satu ruangan tersebut.

Dijelaskannya, ketentuan agar menggunakan ruangan terbuka ini, ujarnya sudah ada surat edaran dari Kementerian Kesehatan dan edaran dari ahli kesehatan lainnya.

Dr Rahimah juga menyoroti keprihatinannya terhadap orang-orang yang melepas masker ketika berfoto atau makan bersama tanpa menjaga jarak aman satu dengan yang lainnya.

Menurutnya, disiplin menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan juga harus diterapkan secara ketat oleh siapapun dan dalam keadaan apapun. Karena virus yang tidak terlihat akan sulit diketahui penularannya hingga seseorang terinfeksi.

“Sekarang Covid-19 ini trendnya beda. Virusnya sangat tinggi virulensinya, jadi sebentar saja, sekitar 15 menit saja sudah dapat menularkan dan sangat tinggi kemampuannya menginfeksi,” jelasnya.

Sehingga dr Rahimah menyarankan apabila mengadakan rapat dan pertemuan sebaiknya menggunakan ruangan non AC, dan tetap menerapkan social distancing dan menggunakan masker yang menutupi hingga dagu.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *