PENAJAMDalam rangka Visit Kaltim Fest 2020 sekaligus memperingati Hari Pariwisata Sedunia,  Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur (Dispar Kaltim) menggelar pertunjukan seni musik dan tari secara live. Kegiatan tersebut disiarkan langsung dari Studio Alam Penangkaran Rusa Api-Api, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU),  Senin (28/9).

” Kami tetap berusaha mempromosikan pariwisata Kaltim dan memperkenalkan seni budaya daerah ke publik meski dalam situasi pandemi,” ujar Kepala Dispar Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni di Penangkaran Rusa Api-Api.

Kegiatan bertema “Dari IKN (Ibu Kota Negara) Untuk Nusantara”sebagai upaya untuk memberikan ruang bagi pelaku seni baik seniman musik maupun seniman tari untuk terus berkreasi. Sehingga hasil kreasinya bisa disajikan melalui virtual, serta kegiatan ini juga sebagai bentuk apresiasi bagi para pelaku seni, jelasnya.

Dalam live yang ditayangkan di YouTube ini juga menampilkan sejumlah objek wisata yang dikemas dalam video. Sedangkan sajian live dalam acara ini adalah penampilan tari dari Sanggar Tari Buen Penajam dan musik dari Prodi Etnomusikologi Fakultas Seni dan Budaya Universitas Mulawarman Samarinda.

Sementara sajian live dari lokasi lain yang bergabung di channel youtube Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim ini adalah tari dari Kabupaten Kutai Kartanegara dan dari Bukittinggi (Sumatera Barat). Sehingga yang ditonjolkan dalam sajian ini adalah daerah PPU, Kutai Kartanegara, dan Bukittinggi.

PPU dan Kutai Kartanegara adalah calon IKN yang rencana pemindahan IKN dimulai pada 2024, sedangkan Bukittinggi ditunjuk menjadi ibu kota negara pada 19 Desember 1948 saat Indonesia mempertahankan kemerdekaan setelah Yogyakarta jatuh ke tangan Belanda.

Saat diwawancarai wartawan setelah Sri Wahyuni menjadi moderator dalam dialog virtual tersebut, ia mengatakan bahwa ke depan pariwisata Kaltim akan fokus pada pengembangan ekowisata, sehingga ekowisata akan menjadi basis dalam pengembangannya.

“Mengapa ekowisata harus ditonjolkan, karena ekowisata akan memberi kesempatan sebagai ruang konservasi agar kelestarian alamnya tetap terjaga. Ekowisata juga akan memberikan kesempatan untuk pemberdayaan masyarakat di kawasan yang dijadikan tempat wisata serta akan ada unsur edukasinya,” ucap Sri.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *