SAMARINDA—-Selama masa pandemi, Kesehatan Jiwa pasien Covid-19 dan masyarakat menjadi perhatian Ikatan Psikolog Klinis Indonesia (IPK Indonesia) dan Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI).

Dalam rangka Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2020, IPK Indonesia dan PDSKJI merilis hasil temuan lapangan dan riset, sekaligus mengantisipasi penanganan potensi masalah psikologis akibat beragam tantangan ke depan dengan mengadakan Webinar Hari Kesehatan Jiwa Sedunia bertajuk Peran Psikolog Klinis dan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Dalam Mendukung Kesehatan Jiwa Masyarakat Di Masa Pandemi Covid-19, melalui aplikasi zoom cloud video meeting, Rabu (14/10)

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza (P2MKJN), Kementerian Kesehatan RI, Siti Khalimah dalam arahannya mengatakan Sejalan dengan tema Hari Kesehatan Jiwa tahun ini, ‘Mental Health for All, Greater Investment-Greater Access. Everyone, Everywhere’, Indonesia mengangkat Sub Tema Sehat Jiwa di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Pandemi COVID-19 Menuju SDM Unggul, Indonesia Maju dengan tujuan untuk meningkatkan komitmen dan kepedulian seluruh komponen masyarakat dalam rangka mewujudkan Masyarakat Indonesia Sehat Jiwa melalui kolaborasi dengan berbagai mitra.

Mental Health for All mencakup kesehatan jiwa sebagai hak asasi manusia, sehingga semua orang mempunyai hak untuk mendapatkan kesehatan jiwa yang baik, termasuk di masa pandemi Covid-19.

Sementara Greater Investment mendorong masyarakat untuk terus bergerak, bekerja bersama, berkolaborasi serta berupaya bersama dengan memberikan investasi yang lebih besar untuk kesehatan jiwa dan Greater Access adalah memastikan akses yang lebih luas dan menyeluruh untuk kesehatan jiwa, cakupan kesehatan universal yang dimulai dari masyarakat dan layanan primer.

Kolaborasi tersebut untuk mengukur kondisi kesehatan jiwa masyarakat selama pandemi Covid-19, Perhimpunan Dokter Spesialis kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) dan Ikatan Psikologi Klinis Indonesia (IPK Indonesia) mengadakan penelitian dan mendapatkan temuan dalam melakukan layanan pada masyarakat tentang Gambaran Masalah Psikologis Masyarakat Yang Mengakses Swaperiksa Web PDKSJI dan Gambaran Masalah Psikologis Pada Masyarakat Yang Mengakses Layanan Psikologi Klinis Selama Pandemi Covid-19.

Ketua Umum PDSKJI, Diah Setia Utami mengatakan, sejak ditemukan kasus Covid-19 pertama kali, PDSKJI segera meluncurkan Swaperiksa Web guna mencegah kepanikan massal dalam suasana batin yang mencekam, sekaligus untuk membantu masyarakat dalam menangani perasaan tidak nyaman.

Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Psikolog Klinis Indonesia, Indria L. Gamayanti menerangkan Tim Satgas IPK Indonesia untuk Penanggulangan COVID-19 telah memberikan layanan penanganan psikologis sejak Maret 2020 hingga sekarang, baik melalui layanan tatap muka dengan mengikuti protokol kesehatan, layanan telekonseling, hingga layanan teks.

Selama masa pandemi, IPK Indonesia melakukan pendataan terkait layanan yang diberikan oleh psikolog klinis sesuai masalah yang dikeluhkan masyarakat dan diagnosis yang diberikan sebagai data konkrit untuk mengetahui kondisi kesehatan jiwa dan langkah penanganan psikologis ke depannya.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *