SAMARINDA– Positif Covid-19 Kaltim tambah 205 kasus, Samarinda melaporkan kasus penambahan terbanyak pada Jum’at 23 Oktober 2020.

Menurut data laporan harian secara tertulis Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak, Kota Samarinda menambah 108 kasus, disusul Kota Bontang 41 kasus, Kota Balikpapan 28 kasus, Kabupaten Kutai Kartanegara 27 kasus dan Kabupaten Paser satu kasus.

Sementara Kabupaten dan Kota lainnya dilaporkan 0 kasus, sehingga kasus positif Kaltim 12.685 kasus dan yang masih dalam proses laboratorium sebanyak 1.744 kasus, jelas Andi.

Dari catatan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim, rincian jumlah kasus Konfirmasi positif diseluruh Wilayah Kaltim sebagai berikut :

  1. Samarinda 4.005 kasus
  2. Balikpapan 3.676 kasus
  3. Kutai Kartanegara 2.039 kasus
  4. Kutai Timur 919 kasus
  5. Bontang 918 kasus
  6. Paser 435 kasus
  7. Berau 343 kasus
  8. Kutai Barat 199 kasus
  9. Penajam Paser Utara 131 kasus
  10. Mahakam Ulu 20 kasus

Disisi lain terjadi peningkatan kasus sembuh di Kaltim 9.511 kasus, menurut Andi peningkatan terjadi karena tambahan ada 234 kasus. Kasus sembuh hari ini ada di Kabupaten Kutai Barat empat  kasus, Kabupaten Kutai Kartanegara 18 kasus, Kabupaten Kutai Timur 115 kasus, Kabupaten Paser delapan kasus, Kabupaten Penajam Paser Utara satu kasus, Kota Balikpapan 38 kasus, Kota Bontang dua kasus dan Kota Samarinda 48 kasus.

Kemudian untuk pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 tercatat ada satu kasus dari Kabupaten Kutai Kartanegara. Angka kasus kematian kini berjumlah 454 kasus.

Untuk pasien yang masih dirawat baik isolasi mandiri maupun dirawat dirumah sakit berjumlah 2.720 kasus.

PPU-  Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kaltim diwakili Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Drs Dianto bersama  Tim Kementrian Komunikasi dan informatika hadiri Rapat Teknis. Rapat Teknis Kesiapan Infrastruktur Pendukung Lahan Pusat Data Nasioal yang bertempat di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dilaksanakan di Kantor Dinas Bupati Penajam Pasir Utara (PPU), Rabu (21/10/2020).

 

 

SAMARINDA — Wakil Gubernur Kaltim, H. Hadi Mulyadi memberikan penghargaan Perangkat Daerah Peserta Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2020 kepada Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A Kaltim, Halda Arsyad dan Tujuh OPD lainnya, di ruang serba guna Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (22/10/2020).

Wagub Hadi Mulyadi mengapresiasi inovasi dan kreativitas yang dilakukan oleh perangkat daerah lingkup Pemprov Kaltim dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah kita sudah mendengar ada 12 inovasi dari delapan perangkat daerah yang diumumkan meraih penghargaan pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2020 yang digagas Biro Organisasi Setda Provinsi Kaltim,” kata Hadi usai menyerahkan piagam dan sertifikat penghargaan KIPP 2020.

Menurut Hadi, meskipun di tengah pandemi, Kaltim tidak berhenti untuk terus berkreasi dan berinovasi. Ada tantangan maupun tidak. Inovasi ini semoga bisa terus berlanjut kepada generasi penerus agar bisa bermanfaat bagi masyarakat.

Diketahui, pada 2019 satu program inovasi dari Bapenda berhasil masuk Top 99 Inovasi Pelayanan Publik. Dan 2020 ini, ada dua inovasi berhasil masuk Top 99 Inovasi Pelayanan Publik yang digarap Kementerian PAN-RB, yakni inovasi “Ojol Berlian” dari DKP3A Kaltim berhasil masuk Top 45 dan inovasi “Pahala untuk Kaltim” dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kaltim masuk dalam Top 99.

“Jika tahun ini ada 12 inovasi perangkat daerah Kaltim yang berhasil masuk nominasi, Mudah-mudahan tahun depan tidak 12 lagi, tetapi dikali dua. Artinya 24 yang masuk nominasi dari ribuan inovasi se Indonesia,” harap Hadi.

Adapun 12 IPP Pemprov Kaltim dalam KIPP 2020, yaitu DKP3A dengan inovasi “Ojol Berlian”. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan melalui UPTD Laboratorium KHKMV inovasi Pahala. Bapenda inovasi Simpator.
Dinas Perkebunan dengan tiga inovasi, yakni Gebrak Bokar Bersih, Si Bunda Pegel Dalam Kelambu dan SMS BunKaltim.

Selanjutnya, Dinas Pemuda dan Olahraga dengan inovasi Pedas Ketan Mantul. RSJD Atma Husada Mahakam dengan Inovasi Si Laras Sahabat ODGJ Kota Samarinda. RSUD Kanujoso Djatiwibowo dengan tiga inovasi, yakni Sarirasa Bijes, Sakura dan PON RSKD. Terakhir inovasi dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD), yaitu e-KGB Data Akurat Gaji Tepat.