SAMARINDA— Sekretaris Daerah Prov. Kaltim, HM Sa’bani meluncurkan secara resmi aplikasi Sistem Pelayanan Elektronik Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (Sparkling) yang digagas oleh Dinas Lingkungan Hidup Prov. Kaltim, secara virtual melalui aplikasi zoom cloud video meeting, Kamis (1/10/2020).

Sa’bani mengatakan ini merupakan aksi perubahan tidak saja akan dimanfaatkan secara sempit oleh dinas tapi tentu saja kita ingin sistem pelayanan elektronik ini dapat dengan mudah diakses oleh semua pihak yang berkaitan dengan keperluannya dalam rangka perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Dijelaskannya gagasan seperti ini patut terus dikembangkan, bagaimanapun dengan inovasi-inovasi yang kita tuangkan dalam bentuk apapun akan sangat membantu kerja dan tugas sehari-hari. Sehingga, dapat mendukung kelancaran aktivitas administrasi maupun pelayanan- pelayanan yang menang menjadi bagian dari tugas pemerintah khusnya pelayanan publik.

“Sayang kalau gagasan itu hanya dalam bentuk konseptual semata saja kemudian hanya menjadi pajangan, jangan,” tuturnya.

Menurutnya, aplikasi Sparkling jangan hanya dipahami oleh orang-orang yang berada di Dinas Lingkungan Hidup atau beberapa orang yang memang sering berinteraksi dengan Dinas Lingkungan Hidup, tetapi semua pihak bisa dengan mudah mengaksesnya dan memanfaatkannya.

“Ibaratnya itu tidak memerlukan kecanggihan yang luar biasa tapi dengan peralatan yang sederhana dengan android yang sederhana bisa dimanfaatkan untuk mengakses keperluan- keperluan dalam rangka untuk mendapatkan pelayanan elektronik di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup,”ucapnya.

Adanya Sparkling pada Dinas Lingkungan Hidup, dirinya menilai sudah sejalan dengan misi dan Gubernur dan Wakil Gubernur dalam RPJMD khususnya berdaulat dalam pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Tentu saja gagasan ini juga menunjang poin lima dari misi di dalam RPJMD yaitu, berdaulat dalam mewujudkan birokrasi Pemerintahan yang bersih, profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Harapan kita Sparkling dapat memberikan layanan yang cepat, tepat, aman transparan dan akuntabel serta tentu saja mudah diakses,”tegasnya.

 

PENAJAM– Dandim 0913/PPU Letkol Inf Dharmawan Setyo Nugroho S.I.P. di dampingi oleh Ketua Persit Kartika Candra Kirana Cabang LXV Dim 0913 PPU Ny. Santi Dharmawan, Danramil Penajam Kapten Inf Imam S memanen jagung manis yang di tanam di Demplot Kodim 0913/PPU tepatnya di Desa Girimukti Kecamatan Penajam Kabupaten Penjam Paser Utara (PPU), Kamis (1/10/2020).

Di sela kegiatan memamen Dandim 0913/PPU menerangkan kepada awak media,”Kami bersama Para Babinsa dan Persit serta masyarakat berupaya memanfaatkan lahan tidur dan ini merupakan salah satu bentuk program ketahanan pangan di Kabupaten Penajam Paser Utara, terutama dalam suasana pandemi Virus Corona ( covid-19 ) ini sehingga kita bisa berbagi dengan masyarakat ,”ujarnya.

Lanjutnya, ”Panen jagung ini merupakan hasil karya Babinsa dan Ibu-Ibu Persit KCK Cab LXV Dim 0913 PPU serta masyarakat yang patut kita apresiasi di mana Babinsa tersebut mengajak dari kelompok kelompok tani untuk mau memanfaatkan lahan yang kosong dan inilah yang kita bisa berikan kepada masyarakat, semoga apa yang sudah kita lakukan ini bisa diteruskan dan bermanfaat bagi masyarakat luas,”tegas Dandim.

Penanaman tanaman pangan, menurut Dandim ini sesuai dengan arahan dari pimpinan Angkatan Darat. Agar para Babinsa di wilayah, memberi contoh untuk memanfaatkan lahan-lahan yang belum diberdayakan, dan mengisinya dengan tanaman-tanaman yang sifatnya tidak terlalu lama untuk dipanen.Program ini termasuk program untuk mendongkrak ketahanan pangan, terutama di situasi pandemi covid-19 seperti sekarang ini.

Sumber Penrem 091/ASN

 

SAMARINDA- Penegakan disiplin protokol kesehatan covid-19 di Kota Samarinda dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-75 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat, Rabu (30/9/2020) diawali dengan apel gelar pasukan yang dipimpin Komandan Detasemen Polisi Militer VI/1 Samarinda Pomdam VI/Mulawarman Mayor CPM Teguh Ariwibowo.

Kegiatan penegakan protokol kesehatan Covid-19 ini dilaksanakan Denpom V1/1 Samarinda, Kodim 0901/Samarinda, Polresta Samarinda dan unsur Pemerintah Kota Samarinda.

Operasi disiplin protokol kesehatan digelar di empat titik keramaian di Kota Samarinda seperti di Taman Samarendah, Pasar Pagi, Depan Mall Mesra Indah dan di Simpang Empat Rumah Sakit H. Darjad.

Menjadi sasaran petugas dalam penindakan Peraturan Walikota Nomor 43 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalia wabah covd 19.

Dalam operasi tersebut sebanyak 14 pelanggar tidak menggunakan masker yang terjaring dan mendapat respon spontan positif masyarakat.

Dandenpom VI/1 Samarinda Mayor Cpm Teguh Ariwibowo mengutarakan, disamping memberikan sanksi, petugas juga memberikan masker secara gratis dalam kegiatan tersebut.

“Operasi melibatkan 70 personel gabungan diharapkan agar masyarakat tetap taat mematuhi protokol kesehatan saat melakukan aktifitas diluar rumah dan kasus wabah covid-19 di Kota Samarinda diharapkan tidak meluas dan kondisi kehidupan masyarakat kembali normal,”jelasnya.

Sumber Penrem 091/ASN

SAMARINDA—Wakil Gubernur Kaltim, H Hadi Mulyadi beserta jajaran Forkopimda Kaltim, diantaranya Danrem 091/ASN Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro, Ketua Pengadilan Tinggi (KPT) Kaltim Sutoyo dan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kaltim Sukiman BP, mengikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2020 secara online di ruang Heart of Borneo (HoB) lantai 2 Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (1/10/2020).

Presiden RI, Joko Widodo bertindak selaku Inspektur pada Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2020 yang dipusatkan di Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya, Jakarta Timur ini. Hadir Wakil Presiden RI, KH Ma’ruf Amin, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo dan Ketua DPD RI, La Nyalla Mahmud Mattalitti.

Wakil Gubernur, Hadi Mulyadi mengatakan bangsa Indonesia harus bersyukur karena telah bersatu dalam ideologi Pancasila. Sebagai dasar negara Pancasila menjadi pemersatu suku, agama dan seluruh etnis yang ada di Indonesia.

“Dan ini bertahan hampir 75 tahun. Kita patut bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyatukan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Seluruh agama, seluruh etnis, TNI dan Polri juga kami ucapkan terima kasih. Sehingga sampai sekarang kita masih bertahan walaupun di tengah krisis pandemi Covid-19 kita tetap bersatu dalam NKRI,” ucap Hadi penuh rasa syukur.

Untuk itu, lanjut Hadi, diimbau kepada oknum masyarakat yang merongrong keutuhan NKRI ini supaya tidak merugikan diri sendiri dan bangsa Indonesia.

“Mari kita bersama-sama membangun ditengah krisis ini dan Insya Allah dalam beberapa bulan lagi kita akan bisa melewati masa-masa sulit ini. Semoga Pancasila benar-benar menjadi ideologi kehidupan berbangsa dan bernegara,” pesannya.

Tampak hadir, Kabinda Kaltim Brigjen TNI, Moch Amin Wakajati Kaltim Supardi, Plt Kaban Kesbangpol Kaltim, Deni Sutrisno, Kepala Dinas Pendidikan, Anwar Sanusi dan Kepala Dinas Sosial, Agus Hari Kesuma.

SAMARINDA—Rapat Koordinasi Kepegawaian (Rakorpeg) yang tertunda akibat pandemi Covid-19, saat ini siap kembali dilaksanakan.

Rakorpeg, merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan sebagai wadah untuk menyamakan persepsi serta menyuarakan aspirasi seputar isu-isu aktual khususnya, permasalahan bidang kepegawaian dengan mengundang pemerintah pusat sebagai narasumber.

Untuk itu, Kepala BKD Prov Kaltim, Diddy Rusdiansyah melaksanakan rapat internal dengan jajarannya yakni Sekretaris dan para pejabat struktural diruang kerjanya, Rabu (30/9).

Disepakati rangkaian Rakor kepegawaian ini nantinya juga akan digabung dan berkaitan dengan urusan kegiatan Korpri.

“Rakorpeg dan Korpri, ini dua kegiatan sekaligus menjadi satu. Harapan kita secara administratif segala yang diprogramkan  sudah terlaksana dengan baik,” ujar Diddy Rusdiansyah.

Menurut mantan Kepala Diskominfo itu, saat ini merupakan “timing” yang pas untuk melaksanakan kegiatan tersebut, sesuai diterapkannya aturan terkini oleh pemerintah, antara lain tentang manajemen talenta, pemangkasan birokrasi, netralitas ASN, sekaligus kegiatan seleksi pejabat dalam masa pemilu serentak.

“Itu merupakan tema-tema yang menurut kita penting dan perlu disamakan persepsinya,”jelas Diddy.

Sementara itu, dalam wawancara terpisah, Sekretaris, Nina Dewi  menerangkan acara tersebut disepakati dan dijadwalkan selama 1 hari pada tanggal 15 Oktober 2020 di Hotel Novotel Balikpapan.

Selain, pemerintah pusat yang diundang sebagai narasumber antara lain dari BKN, KemenPAN, Kemendagri dan DPN Korpri.

“Acaranya dengan Zoom yang diikuti dgn target partisipan 200 lebih dari perangkat daerah di lingkungan Pemprov/Kab/Kota se Kaltim. Yang diundang langsung hanya Sekda Pemprov dan Kab/Kota dgn jumlah 20 sampai 25 orang, jumlah tamu terbatas,” kata Nina Dewi.

“Setelah ini kita akan segera menyurati secara resmi kepada pemerintah pusat terkait acara ini. Insyaallah masalah teknis dan non teknis sudah siap, tinggal menentukan tema, masih menunggu masukan dari bidang-bidang, besok sudah siap,” pungkasnya.

(Dinfobkdkaltim)