SAMARINDA—Sebanyak 1.714 Mahasiswa/Mahasiswi Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) diwisuda. Wisuda dilakukan secara daring, bertempat Ruang Pertemuan Lantai III Direktorat Polnes Jalan Cipto Mangun Kusumo Samarinda Seberang, Minggu (1/11/2020) pagi.

Acara wisuda mengambil tema “Polnes Bangkit Dimasa Sulit, Inovasi Diera Pandemi”.

Mengawali acara, Direktur Polnes Ramli melaporkan pada wisuda ke-XXXII Polnes tahun 2020 dengan lulusan 1.714 orang, terdiri 538 Sarjana Terapan, 1.054 Diploma III, 55 Diploma II (Akademi Komunitas Kota Bitung) dan 63 Diploma I (Akademi Komunitas Kabupaten Landak).

“Para wisudawan kini telah berhasil memperoleh gelar akademik dari Polnes. Gelar ini merupakan bentuk pengakuan terhadap kompetensi mahasiswa. Sekaligus pengingat akan tanggungjawab yang baru diemban. Yaitu memberikan sumbangsih kepada masyarakat dan bangsa Indonesia,” pesan Ramli.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Kaltim, H Hadi Mulyadi di hadapan wisudawan/wisudawati melalui virtual mengajak seluruh wisudawan Polnes, untuk senantiasa bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Pertama dilakukan adalah bersyukur kepada Allah SWT, berterimakasih kepada orang tua dan dosen pembimbing,” imbuhnya.

Ia mengimbau agar terus menempuh ilmu apalagi tantangan ke depan semakin kompetitif. Bagi yang tidak mampu akan tersisih, sehingga diperlukan SDM berkualitas berbagai bidang.

“Kepada seluruh wisudawan, tidak hanya sampai di program diploma atau sarjana saja menempuh pendidikan tapi tetap teruslah belajar dan belajar untuk meningkatkan wawasan dan ilmu pengetahuan dalam menghadapi era globalisasi saat ini dan masa mendatang,”pesannya.

Dirinya juga turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh civitas Polnes yang telah membantu pemerintah dalam membangun SDM unggul dan berkualitas, sehingga nantinya para lulusan dapat menciptakan lapangan kerja.

Turut hadir Ketua Senat, Ir. Abdul Muis MT, Direktur dan Wakil Direktur, Senat Wakil Dosen serta orang tua wisudawan/wisudawati.

SAMARINDA– Temuan kasus positif Covid-19 di Kaltim masih saja terjadi. Data terbaru yang dirilis Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menunjukkan terjadi penambahan 168 kasus, Minggu (1/11).

Dari penambahan kasus positif tersebut juga dibarengi dengan penambahan jumlah pasien sembuh yang turut meningkat secara signifikan.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak mencatat 168 kasus positif ditemukan. Adapun penyebaranya di Kabupaten Berau tiga kasus, Kabupaten Kutai Barat dua kasus, Kabupaten Kutai Kartanegara 30 kasus, Kabupaten Kutai Timur 46 kasus, Kabupaten Paser 10 kasus, Kota Balikpapan 13 kasus, Kota Bontang 32 kasus dan Kota Samarinda 32 kasus.

“Hingga hari ini masih ada kasus yang menunggu proses pemeriksaan laboratorium sebanyak 1.340 kasus,”ucapnya.

Sementara, untuk angka sembuh terjadi penambahan 184 kasus. Pasien tersebut berasal dari Kabupaten Berau dua kasus, Kabupaten Kutai Barat satu kasus, Kabupaten Kutai Kartanegara 81 kasus, Kabupaten Kutai Timur 37 kasus, Kabupaten Paser sembilan kasus,Kota Balikpapan 32 kasus dan Kota Bontang 22 kasus.

Selain itu, untuk kasus kematian yang disebabkan Covid-19 itu juga bertambah lima kasus, terdapat di Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Paser masing-masing satu kasus, Kota Bontang dua kasus dan Kota Samarinda satu kasus.

Dengan begitu, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kaltim kini berjumlah 14.259 kasus. Sementara sembuh 11.250 kasus, meninggal 487 kasus dan masih dirawat 2.522 kasus, beber Andi.