Balikpapan – Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Kalimantan Timur mengadakan Pembinaan dan Pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM) melalui perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di Hotel Golden Tulip Balikpapan, Kamis (5/11/2020).

25 pengerajin di Kota Balikpapan mengikuti kegiatan ini, ada beberapa produk yang di pamerakan pada kesempatan ini, antara lain Batik, Tas, Jamu, Souvenir dan Makanan.

“Ada dua isu yang berkembang saat ini, pertama Covid 19 sampai kapan, yang kedua kita tidak boleh diam dengan adanya Covid, ialah roda perekonomian harus terus berputar,” Ujar Kadis Perindagkop dan UKM Kaltim Yadi Robyan Noor.

Pemprov Kaltim sangat peduli untuk menanggulangi Covid – 19, Dekranasda Kaltim memiliki target pembagian 350 ribu masker tapi melebihi hingga 500 ribu masker.

Disperindagkop dan UKM Kaltim sangat peduli terkait Protokol Kesehatan, disetiap kegiatan Disperidagkop dan UKM kami terus mengkapanyekan 3M.

Total IKM di Kaltim 13.921, Sementara Kota Balikpapan 1411, “Menurut data anak muda atau milenial banyak mengembangkan IKM, terutama perempuan,” Ungkap Yadi.

Pemprov Kaltim harus siap mengembangkan IKM di Kaltim, Karena perputaran perekonomian berada di IKM, Tambahnya.

Acara ini juga dihadiri Ketua Dekranasda Kaltim Hj. Norbaiti Isran Noor yang juga menjadi nara sumber, Ketua Dekranasda Kota Balikpapan Arita Rizal Effendi, Plt Kadis Perindagkop Kota Balikpapan Yusuf.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *