SAMARINDA—-Masih naik turun,kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kaltim. Dilaporkan Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Selasa 10 November 2020 kasus positif mengalami penambahan.

Tercatat ada Tujuh Kabupaten/kota peyumbang kasus baru,sehingga total kasus terkonfirmasi positif Covid 15.805 kasus.

Adapun Kabupaten/ kota penyumbang kasus positif yakni, Kabupaten Kutai Barat satu kasus, Kabupaten Kutai Timur 22 kasus, Kabupaten Paser 10 kasus, Kabupaten Penajam Paser Utara empat kasus.

“Kasus yang masih dalam proses laboratorium 668 kasus,”ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim Andi Muhammad Ishak.

Per hari ini lanjut Andi, ditemukan 144 kasus sembuh yang dilaporkan. Adapun pasien sembuh tersebut berasal dari Kabupaten Kutai Kartanegara 40 kasus, Kabupaten Kutai Timur 16 kasus, Kabupaten Paser dan Kabupaten Penajam Paser Utara masing-masing satu kasus, Kota Balikpapan 43 kasus, Kota Bontang 21 kasus dan Kota Samarinda 22 kasus.

Kemudian, dirinya melaporkan ada empat kasus pasien terkonfirmasi yang meninggal dunia dengan rincian dari Kabupaten Kutai Timur satu kasus, sisanya tiga kasus berasal dari Kota Balikpapan.

Dalam hal ini dari 15.805 kasus positif yang dilaporkan terdapat 13.226 kasus sembuh, 512 kasus meninggal dan 2.066 kasus yang masih dirawat, beber Andi.

SAMARINDA— Gubernur Kaltim H Isran Noor menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Provinsi Kaltim periode 2020 -2025 yang berlangsung di Hotel Grand Kartika Bougenvil Room, Senin (9/11/2020) malam.

Pada acara tersebut Ketua Umum DPP AWPI ( Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia), Hengki Ahmad Jazuli didamping Sekretaris Jendral, Drs. Hendaryanto MM, melantik dan pengukuhkan Jajaran Pengurus DPD AWPI Kaltim di bawah kepemimpinan Dr. Jiuhardi, SE, MM selaku Ketua DPD AWPI Kaltim.

Dalam kesempatan itu, Isran Noor mengatakan pers merupakan rekan pemerintah dalam pembangunan juga kontributor pembangunan dalam penyampaian informasi media, pers harus menjadi social control dan mengedepankan edukasi.

“Pers harus menjadi penyeimbang dalam memberikan informasi yang jelas, akurat dan akuntabel serta dapat dipercaya kebenarannya, sehingga pembaca untuk tercerahkan, semakin cerdas dalam mendapatkan informasi yang diperlukan,” ujar Isran.

Dirinya juga turut memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Jajaran Pengurus DPD AWPI Kaltim yang sebagian besar pengurusnya berasal dari putra daerah.

“Selamat dan sukses kepada Jajaran pengurs DPD AWPI Kaltim semoga organisasi pfofesional dapat bermitra dengan pemerintah dan memberikan informasi yang akurat dan dapat membantu kemajuan Kalimantan timur,”tutur Isran.

Untuk itu dirinya berpesan kepada DPP AWPI agar terus memupuk kesadaran dan komitmen wartawan Indonesia berperan serta dalam pembangunan berbangsa dan bernegara terutama di Kaltim.

Sementara itu, Ketua Umum DPP AWPI, Hengki Ahmad Jazuli, mengingatkan seluruh anggota AWPI Kaltim dalam setiap melaksanakan tugas dan pekerjaanya untuk berhati-hati dan selalu berpedoman pada kode Etik Jurnalistik dan Undang Undang PERS Nomor 40 tahun 1999.

“Untuk menjamin kemerdekaan pers dan memenuhi hak publik untuk memperoleh informasi yang benar, wartawan memerlukan landasan moral dan etika profesi sebagai pedoman operasional dalam menjaga kepercayaan publik dan menegakkan integritas serta profesionalisme” jelasnya.

Senada Ketua DPD AWPI Kaltim, Dr. Jiuhardi juga sangat berharap banyak pada organisasi ini, sebagai media penyimbang dan mitra pemerintah yang professional dan mengedepankan kode etik wartawan dalam setiap karya tulisnya.

SAMARINDA-Gubernur Kalimantan Timur, Dr Isran Noor memimpin jalannya Upacara Peringatan Hari Pahlawan. Bertempat di Taman Makam Pahlawan, Jl. Kusuma bangsa (10/11/2020).

Didampingi Wagub Kaltim, Hadi Mulyadi, Sekprov Kaltim, HM Sa’bani, Kepala OPD Pemprov Kaltim, Walikota Samarinda, Syaharie Jaang dan Anggota Forkopimda Kaltim.

Gubernur mengatakan momentum Hari Pahlawan tahun ini dimaknai agar siapa saja bisa berbuat terbaik untuk bangsa dan negara.

“Sesuai tema yang diangkat, yaitu Pahlawan Sepanjang Masa adalah siapa saja bisa berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara. Apa saja, asalkan baik untuk masyarakat,” kata Isran Noor.

Menurut Isran, siapa saja bisa berbuat yang bermanfaat bagi bangsa. Terutama bagi generasi muda harus mampu kreatif dan inovatif. Sehingga apa yang mereka lakukan sama dengan para pahlawan yang telah gugur di medan perang.

Karena itu, para generasi muda hendaknya mengenang jasa para pahlawan dan termotivasi untuk memberikan manfaat bagi Negara dan bangsa.

“Sudah sewajarnya prilaku dan sikap yang dibangun para pahlawan dapat ditiru,” jelasnya.

Balikpapan – Hj. Norbaiti mengunjungi pengerajin yang ada di Kota Balikpapan, Berlokasi di Jalan LKMD km 3 RT. 5 No. 4 Kelurahan Batu Ampar Balikpapan.

Hanya UKM yang masih bisa bertahan ditengah pandemi, Norbaiti memberi semangat agar tetap berkarya “Kita harus bersyukur ditengah pandemi Pak Supratono masih mendapat pesanan dari Kementrian Keuangan dan Pangdam,” Ungkap Norbaiti.

Norbaiti juga terus mengkapanyekan Sosialisasi 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak) di tengah-tengah pengerajin yang hadir di workshop Shaho Balikpapan, Kamis (5/11/2020).

“Mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker tapi saya menambahkan lagi Doa. Mau tidak mau siap tidak siap kita harus bisa berdamai dengan covid, sehingga aktivitas kita yang sebelumnya harus bekerja dirumah sekarang kita sudah memulai bekerja diluar, tapi tetap patuhi 3M,” Pesannya.

Covid 19 banyak memberikan arti penting bagi kehidupan kita. Terutama tentang kesabaran yang dimiliki setiap manusia.

“Saya hanya makan nasi sama ikan saja, tidak pakai sayur kalo orang yang bersabar disyukuri, Alhamdulillah masih bisa makan, tapi kalo orang tidak bersyukur mengeluh macam-macam, namun jika dia bersyukur maka akan ditambah rezeki,” Tambahnya.

Seperti diketahui Batik Shaho sudah berdiri lebih dari 20 tahun lalu ini terus melestarikan warisan budaya Indonesia.

“Salah satu orang yang membangun Kaltim ini termasuk sampeyan Supratono (pemilik batik Shaho), tanpa beliau sadari beliau membangkitkan UKM kemudian bisa menghasilkan produk dengan beberapa pekerja,” Tegas Norbaiti.

Acara ini juga dihadiri Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kaltim Yadi Robyan Noor, Ketua Dekranasda Kota Balikpapan Arita Rizal Effendi, Sekretaris Dekranasda Kaltim Erwinsyah.

Kutai Barat- Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) bekerjasama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Timur mengadakan Bimbingan Teknis Produksi Bagi IKM Sandang yang terdampak Covid 19 di Kabupaten Kutai Barat, Senin (9/11/2020).

Dekranasda Kaltim berterima kasih kepada Disperindagkop Kabupaten Kutai Barat dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, atas terselenggaranya acara ini.

“Pertama kami ucapkan selamat kepada Sekretaris Daerah Kutai Barat yang baru Bapak Ayonius, yang kedua selamat juga kepada Dekranasda Kutai Barat teleh menerima penghargaan dari Dekranasda Kaltim karena kontribusinya sungguh luar biasa bagi perkembangan UKM di Kubar, kemudian partisipasi dalam mengikuti lomba-lomba tingkat nasional juga baik,” Ungkap Norbaiti.

Keberhasilan Dekranasda Kabupaten Kutai Barat di support pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat ini yang menjadi keinginan kuat Ketua Dekranasda Kaltim Hj. Norbaiti Isran Noor untuk berkunjung ke tempat ini.

“Kemudian yang paling penting saya memberi semangat para peserta yang mengikuti Bimtek pembuatan masker dan APD, Semoga saja dengan adanya bimtek ini bisa memberikan maanfaat bagi warga Kubar,” Tegasnya.

Jika ada yang kurang jelas tanyakan langsung kepada pengajarnya agar para peserta dapat memahami dan berimbas kepada penghasilan para peserta.

“Manfaatkan pelatihan ini dengan baik, karena tidak semua orang berkesempatan seperti kalian, banyak orang diluar sana yang ingin mengikuti latihan ini tapi tidak punya kesempatan, bapak dan ibulah yang diberikan izin oleh Tuhan untuk mengikuti latihan ini,” Pesanya.

Sebagai informasi peserta kali ini sebanyak 20 diambil dari beberapa kecamatan yang di Kubar.

Ketua Dekranasda Kaltim berserta rombongan juga berkesempatan mengunjungi Sekretariat Dekranasda Kabupaten Kutai Barat. Untuk melihat pengerajin dan hasil unggulan kerajinan Kutai Barat.

Acara ini juga di buka oleh Sekretaris Daerah Kutai Barat Ayonius dan dihadiri oleh Ketua Dekranasda Kutai Barat Hj. Suhelni Syirajudin Sekretaris Dekranasda Kaltim Erwinsyah, Ketua Bidang Humas Dekranasda Kaltim Nurulita.

SAMARINDA– Nilai ekspor Provinsi Kalimantan Timur pada bulan September 2020 mencapai US$ 0,85 miliar atau mengalami penurunan sebesar 4,87 persen dibanding dengan bulan Agustus 2020.

“Bila dibanding sebelumnya pada bulan September 2019 mengalami penurunan sebesar 32,56 persen,”ungkap Kepala BPS Kaltim, Anggoro Dwithjahyono belum lama ini di Samarinda.

Anggoro menguraikan Ekspor barang migas pada bulan September 2020 mencapai US$ 60,25 juta, turun 2,07 persen dibanding bulan Agustus 2020. Sementara ekspor barang non migas bulan September 2020 mencapai US$ 793,84 juta, turun 5,08 persen disbanding bulan Agustus 2020.

Secara kumulatif nilai ekspor Provinsi Kalimantan Timur periode Januari – September 2020 mencapai US$ 9,46 miliar atau turun 22,42 persen dibanding periode yang sama tahun 2019.

Penurunan nilai ekspor bulan September 2020 sangat dipengaruhi oleh turunnya nilai ekspor golongan barang bahan bakar mineral nonmigas (27) dan minyak nabati serta olahannya (15) yang mengalami penurunan sebesar 4,69 persen dan 20,49 persen.

Dari seluruh ekspor periode Januari – September 2020 jelasnya, peranan ekspor barang migas mencapai 9,74 persen sedangkan peranan ekspor barang non migas mencapai 90,26 persen.

Untuk negara tujuan utama ekspor migas Provinsi Kalimantan Timur pada bulan September 2020 adalah Negara Jepang, Tiongkok, dan Pakistan masing-masing mencapai US$ 14,69 juta, US$ 14,27 juta dan US$ 11,51 juta, bebernya.

“Peranan ketiga negara tersebut dalam ekspor migas Provinsi Kalimantan Timur mencapai 67,16 persen terhadap total ekspor pada bulan September 2020,”ucapnya.

Lebih lanjut, hilangnya nilai ekspor migas ke Negara South Korea atau Korea Selatan juga menjadi faktor penyebab turunnya nilai ekspor migas Kalimantan Timur. Dimana pada bulan September 2020 ini muncul transaksi nilai ekspor migas ke Negara Pakistan, Thailand dan Malaysia.

Selanjutnya, Negara tujuan utama ekspor non migas Provinsi Kalimantan Timur pada bulan September 2020 adalah Negara India, Tiongkok dan Philippines, masing-masing mencapai US$ 201,78 juta, US$151,46 juta, dan US$ 79,51 juta.

Penurunan nilai ekspor non migas Provinsi Kalimantan Timur pada bulan September 2020 dipengaruhi oleh turunnya sebagian nilai ekspor ke beberapa negara. Persentase penurunan terbesar ekspor non migas pada bulan September 2020 jika dibandingkan dengan bulan Agustus 2020 terjadi ke Negara Jepang sebesar 21,51 persen, yaitu dari US$ 62,68 juta menjadi US$ 49,20 juta.

Sedangkan persentase kenaikan terbesar terjadi ke Negara Amerika Serikat (USA) sebesar 649,92 persen, yaitu dari US$ 1,91juta menjadi US$ 14,36 juta, imbuhnya.