SAMARINDA—Kementerian Keuangan Republik Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melakukan penandatanganan nota kesepahaman Memorandum of Understanding (MoU) penempatan lulusan PKN STAN tahun 2020, Kamis (12/11/2020).

Diketahui penandatangan MoU penempatan lulusan PKN STAN tahun ini dilakukan secara virtual diikuti 54 Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Daerah di Indonesia.

Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan bersama Sekretaris Jenderal/Sekretaris Kementerian/Sekretaris Utama/ Asisten Kapolri Bidang SDM pada K/L dan Gubernur/Walikota/Bupati pada Pemda terkait.

Hadir juga Kepala Biro SDM Aparatur & Organisasi, Ir. Umi Windriani, M.M mewakili Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan pada kesempatan ini mengikuti kegiatan Seremonial Penandatangan MoU.

Dalam kesempatan tersebut Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan (Sekjen), Hadiyanto menuturkan, pada tahun 2020 ini pihaknya akan kembali mengalokasikan lulusan PKN STAN ke K/L dan juga ke Pemda.

“Dari total lulusan sebanyak 2.447 orang, 156 orang program D1, dan 2.091 orang program D3, sebanyak 1.014 orang akan dialokasikan ke K/L dan Pemda. Alokasi pada 41 K/L sebanyak 647 orang dan alokasi pada 13 Pemda 367 orang,” jelasnya.

Ia membacakan beberapa kekuatan lulusan PKN STAN menurut penilaian atasan langsung mereka yaitu antara lain memiliki kompetensi teknis yang baik mengenai keuangan negara, menyelesaikan tugas tepat waktu, ramah, sopan dan melayani.

“Ada beberapa poin kekuatan lulusan PKN STAN antara lain mereka memiliki kompetensi teknis yang baik mengenai keuangan negara, menyelesaikan tugas tepat waktu, ramah, sopan dan melayani,” tuturnya.

Namun di sisi lain ada pula yang penempatannya tidak sesuai kompetensi. Jadi diharapkan dengan adanya Nota Kesepahaman ini, mereka akan mendapat tempat dimana mereka bisa berkontribusi.

Sementara Wakil Gubernur Kalimantan Timur, H. Hadi Mulyadi mengungkapkan, pendistribusian lulusan PKN Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) ke Pemerintah Daerah termasuk Kaltim sudah rutin setiap tahun dilakukan.

Hadi mengakui lulusan PKN STAN yang berada dibawah binaan Kementerian Keuangan RI, merupakan orang-orang yang profesional dan kompeten dibidangnya.

“Kami terimakasih kepada STAN, lulusannya sangat berintegritas dan profesional,” ujar Hadi.

Sejauh ini diinformasikan oleh BKD Kaltim bahwa Pemprov Kaltim mengusulkan 69 orang lulusan STAN untuk bertugas di Benua Etam.

Namun demikian, masih harus menunggu pengisian formasi dari Kementerian PANRB serta kesediaan lulusan itu sendiri untuk siap bertugas ke daerah.

Perlu diketahui, tahun ini merupakan tahun ke II (dua) KKP menerima Lulusan PKN STAN.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *