SAMARINDA— Perempuan dan anak adalah isu lintas sektor dan lintas bidang yang sangat strategis. Berhasil tidaknya pembangunan sebuah negara sangat tergantung pada kontribusi yang diberikan.

Perempuan tidak harus mendominasi laki-laki, tetapi bagaimana membuat hubungan relaksasi yang seimbang dan harmonis bagi peran masyarakat sampai dalam tahapan membangun kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hal tersebut diungkapkan Plt. Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim, Hj.Zainal Yurda saat membuka acara Webinar Sinergi PUSPA untuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, secara virtual, Senin (23/11).

Menyikapi hal tersebut pada tahun 2019, dibentuklah forum partisipasi publik untuk kesejahteraan perempuan dan anak atau yang disebut forum PUSPA yang di dalam forum tersebut terdiri dari lembaga profesi, dunia usaha media cetak maupun elektronik, organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan dan akademisi yang peduli terhadap perempuan dan anak untuk bersama-sama bersinergi bersama pemerintah untuk mensejahterakan perempuan dan anak.

Yang melatar belakangi pembentukan forum PUSPA adalah karena lembaga masyarakat dan profesi serta media memiliki jejaring yang luas dan lebih dekat dengan masyarakat. Selain itu, karena ada keterbatasan sumber daya manusia sehingga keterlibatan forum ini sangat diperlukan dalam pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

“Apalagi permasalahan perempuan dan anak ibarat fenomena gunung es, dimana kasus yang dilaporkan tidak sebanyak kasus yang terjadi di masyarakat,”tegasnya.

Partisipasi masyarakat menurutnya adalah bagian penting dari kebijakan dan strategi pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Oleh karena itu, diharapkan dapat bekerjasama dengan Dinas PPPA didaerah mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan hingga tahap evaluasi. Kerja sinergi ini juga harus dilakukan antar Pemerintah Pusat dan Daerah dengan lembaga masyarakat tersebut semakin
banyak unsur yang terlibat dalam penuntasan isu-isu terkait perempuan dan anak. Maka, program dan kegiatan PPPA dapat dilakukan secara efektif dan efisien serta dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Lanjutnya, kekayaan intelektual potensi dan semangat yang dimiliki lembaga-lembaga masyarakat khususnya forum PUSPA dapat mempercepat terwujudnya kondisi perempuan dan anak yang sejahtera Mandiri dan berkualitas.

“Tetaplah terus bersinergi dengan ikhlas transparan tidak saling menyalahkan dan mau saling berbagi untuk mencari solusi-solusi atas berbagai permasalahan terkait perempuan dan anak,”pintanya.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *