SAMARINDA–Angka kasus harian Covid-19 di Provinsi Kalimantan Timur hari ini Selasa 24 November 2020, sedikit mengalami penurunan dibandingkan kemaren.

Penambahan 90 kasus baru hari ini membuat angka pasien positif Covid-19 di Kaltim mencapai 18.504 kasus.

Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak, Kabupaten/kota yang mengalami penambahan tertinggi yakni Kabupaten Kutai Kartanegara 35 kasus, Kota Balikpapan 22 kasus, Kota Samarinda 14 kasus. Disusul Kabupaten Kutai Timur Tujuh kasus, Kota Bontang enam kasus, Kabupaten Berau empat kasus dan Kabupaten Penajam Paser Utara dua kasus.

Sedangkan, kasus sembuh bertambah 132 kasus, dari Kabupaten Berau delapan kasus, Kabupaten Kutai Kartanegara 21 kasus, Kabupaten Kutai Timur 22 kasus, Kota Balikpapan 19 kasus, Kota Bontang 31 kasus dan Kota Samarinda 31 kasus.

Kemudian Kasus meninggal sebanyak lima kasus dari Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kota Bontang masing-masing satu kasus dan sisanya tiga kasus berasal Kota Balikpapan.

Jadi, dari 18.504 kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kaltim terdapat 15.905 kasus sembuh, 567 kasus meninggal, dirawat 2.032 kasus dan proses 1.242 kasus, terang Andi.

KUTAI BARAT— Pjs Bupati Kutai Barat, H.M Syirajudin secara simbolis melaunching  Aplikasi Pelayanan. Diantaranya Aplikasi Kubar OK , KUBAR TUK dan Kegiatan DUKCAPIL MENYAPA MASYARAKAT baru-baru ini.

Peresmian tersebut ditandai dengan penekanan tombol secara bersama-sama oleh Pjs Bupati Kutai Barat, H M Syirajudin SH MT, Kepala Diskominfo Kabupaten Kutai Barat, Mobilala, Plt Kepala Disdukcapil Kabupaten Kubar, Florence Rombe dan Kepala Disdagkop Kabupaten Kubar, Salomon Sartono.

Aplikasi Kubar Ok dibuat guna mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Sebuah portal aplikasi yang didalamnya terdapat berbagai layanan masyarakat yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kutai Barat, melalui tiga Perangkat Daerah, yakni Diskominfo, Disdukcapil dan Disdagkop UKM.

Pjs Bupati Kutai Barat, H M Syirajudin  menyambut baik dan mengapresiasi pembangunan dan peluncuran Aplikasi KUBAR OK, KUBAR TUK dan Kegiatan DUKCAPIL MENYAPA MASYARAKAT. Ini sebagai upaya pemerintah Kutai Barat, yang ingin memuaskan pelayanan kepada  masyarakat, karena tugas utama dari Pemerintah adalah pelayan masyarakat. Dengan adanya Aplikasi ini dapat membantu memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan yang maksimal.

“Diera teknologi saat ini kita diharuskan dapat  menyesuaikan diri dalam lingkungan kerja yang cepat, mudah dan secara online atau daring sehingga diharapkan setiap ASN dapat mengikuti perkembangan teknologinya dan tidak gagap teknologi (gaptek),” tegasnya.

Semoga kedepan akan ada aplikasi-aplikasi dari perangkat daerah lainnya di Kutai Barat, tentunya dengan adanya komunikasi dan sinergi yang efektif antara Diskominfo dengan perangkat daerah lainya dalam menyiapkan segala yang diperlukan baik dari segi SDM dan peralatan yang dibutuhkan.

Yang terpenting adalah dalam penerapan sistem aplikasi harus mempertimbangkan maintenancenya, peningkatan kualitas Sumberdaya manusianya dan ketersediaan peralatan yang memadai secara konsisten, terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Diskominfo Kutai Barat, Mobilala mengatakan Aplikasi Kubar OK adalah sebuah aplikasi portal yang didalamnya terdapat layanan masyarakat, sehingga masyarakat tidak perlu menginstal banyak aplikasi di gawainya, cukup satu aplikasi Kubar OK maka masyarakat sudah dapat mengakses layanan masyarakat yang diselenggarakan oleh pemerintah Kutai Barat.

“Selain perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat, sudah sepantasnya layanan kepada masyarakat semakin cepat efektif dan efisien, yang diimpelentasikan dengan beragam aplikasi untuk penyelengaraan layanan kepada masyarakat.

Lanjutnya, masyarakat tidak perlu ke kantor Disdukcapil untuk mengurus administrasi kependudukannya, cukup dari rumah saja masyarakat sudah dapat mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan. Dan tidak hanya itu masyarakat juga dapat memantau sejauh mana progress proses pengurusan administrasi kependudukannya.

Selain pelayanan administrasi kependudukan, didalam Aplikasi Kubar OK juga terdapat layanan pendaftaran tera ulang yaitu Kubar TUK (Kutai Barat Tepat Ukur), aplikasi ini diperuntukan bagi masyarakat dan pelaku usaha yang memiliki alat-alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya. Melalui aplikasi ini masyarakat tidak perlu lagi ke kantor Disdagkop untuk melakukan pendaftaran tera dan tera ulang, cukup mengisi formulir pada aplikasi, selanjutnya akan diproses formulir pendaftaran tersebut dan akan memberikan jawaban terkait waktu pelaksanaan tera melalui email, telepon dan aplikasi itu sendiri.

 

Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kendes PDTT) mensosialisasikan Permendes Nomor 13 Tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021 dan konsultasi publik rancangan peraturan pemerintah tentang Bumdes di Ballroom Hotel Haris Samarinda, Selasa, (24/11/2020).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KUTAI BARAT –  Kapolda Kaltim, Irjen Pol Herry Rudolf Nahak lakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kutai Barat. Kunjungan tersebut secara khusus memantau langsung persiapan Pilkada di Kabupaten Kubar maupun di Kabupaten Mahakam Ulu. Serta memantau perkembangan kasus dan juga penanganan Covid-19 di Kabupaten Kubar. Turut hadir pula dalam acara tersebut Pjs Bupati Mahakam Ulu, Drs. Gede Yusa, SH.

Dalam kunjungan tersebut, Sekretaris Kabupaten Kutai Barat, Ayonius S Pd MM didampingi Kapolres Kubar, AKBP Irwan Yuli Prasetyo, Dandim 0912 Kubar,

Kepala Kejaksaan, Kepala Pengadilan Agama menyambut  Kapolda Kaltim, Irjen Pol Herry Rudolf Nahak beserta jajarannya di Bandara Melalan Sendawar Kutai Barat, Senin (23/11).

Sekretaris Kabupaten Kutai Barat, Ayonius S Pd MM menyampaikan atas nama Pemkab Kubar mengucapkan terima kasih atas kehadiran Kapolda Kaltim di Kabupaten Kutai Barat, semoga selama kunjungan kerja bisa menikmati suasana Kabupaten Kubar.

Dalam bincang-bincang tersebut Kapolda Kaltim, Irjen Pol Herry Rudolf Nahak langsung menanyakan kondisi Pilkada dan kondisi Covid-19 di Kubar.

”Semoga kehadiran Kapolda Kaltim bisa memberikan motivasi  khusus kepada seluruh masyarakat, agar dalam pelaksanaan Pilkada 9 Desember 2020 mendatang betul-betul bisa terlaksana sesuai yang kita harapkan, aman, damai dan tertib,” harap Ayonius.

Begitu pula untuk perkembangan dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Kubar, yang angka kesembuhannya juga cukup tinggi. Berdasarkan data 21 November 2020 ada 12 pasien covid-19 yang sembuh.

“Kita sangat bersyukur dan berterima kasih atas kerja keras tenaga kesehatan dan bimbingan tenaga lapangan, serta himbauan kepada seluruh masyarakat agar betul-betul mentaati protokol kesehatan sehingga pandemi Covid-19 di Kabupaten Kubar bisa segera berakhir. Dengan demikian Kabupaten Kubar bisa kembali ke zona hijau dan kita bisa kembali beraktivitas normal kembali, “harapnya.

Samarinda – Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kendes PDTT) mensosialisasikan Permendes Nomor 13 Tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021 dan konsultasi publik rancangan peraturan pemerintah tentang Bumdes di Ballroom Hotel Haris Samarinda, Selasa, (24/11/2020).

Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi didaulat membuka acara ini didampingi Dirjen Pengembangan Kawasan Transmigrasi Nurdin dan Kepala Dinas DPMPD Kaltim Syirajuddin.

“Terimakasih kepada anda semua karena telah membangun desa, penguat perekonomian disaat pandemi adalah dana desa,” Ungkap Hadi diawal sambutannya.

841 Desa yang ada di Kaltim diharapkan dapat merasakan dana desa. Total anggaran yang digelontorkan pemerintah pusat sejak 2015 – 2020 sebesar Rp. 3.983.745.634.000.

Wakil Gubernur berharap dana sebesar itu bisa digunakan secara efisien untuk perkembangan perekonomian masyarakat di pedesaan.

“Untuk itu, kedepan program-program pembangunan desa harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga desa tanpa ada yang terlewat,” Tambahnya.

Pembangunan desa dengan pemanfaatan dana desa yang telah berjalan selama ini namun masih memerlukan evaluasi dan langkah perbaikan.

Ada beberapa desa yang belum maksimal memanfaatkan dana desa ini. “Tidak ada yang sempurna dari 841 desa nanti kita akan evaluasi begitu pula dengan para pendamping agar bisa berjalan dengan baik,” Tegasnya.

Sesuai dengan model pembangunan nasional yang berdasarkan pada Perpres Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Nasional Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) gagasan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Permendes 13/2020 melahirkan SGDs Desa dimana dana desa 2021 diprioritaskan untuk mencapai 18 butir yang ada dalam SDGs Desa.

SAMARINDA— Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur mengumumkan jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri pada bulan September 2020 tercatat 14,98 ribu orang atau naik 12,88 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Peningkatan jumlah penumpang terjadi di Pelabuhan Samarinda 29,65 persen. Sedangkan penurunan terjadi di Pelabuhan Lho Tuan dan Tanjung Laut 20,89 persen dan Semayang 1,45 persen. Hal tersebut diutarakan Kepala BPS Kaltim,  Anggoro Dwithjahyono belum lama ini di Samarinda.

Memurutnya, selama Januari – September 2020, jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri mencapai 123,03 ribu orang atau turun 60,84 persen dibanding periode yang sama tahun 2019.

Penurunan jumlah penumpang terjadi diseluruh pelabuhan yang diamati yaitu pelabuhan Lhok Tuan dan Tanjung Laut 66,84 persen, Semayang 68,70 persen dan Samarinda 36,92 persen.

Sementara jumlah penumpang angkutan udara domestik pada bulan September 2020 sebanyak 70,82 ribu orang atau turun 13,08 persen dibanding bulan sebelumnya.

“Penurunan jumlah penumpang terjadi di Bandara Kalimarau – Berau 51,98 persen, APT Pranoto – Samarinda 22,11 persen, Datah Dawai –Mahakam Hulu 13,73 persen dan SAMS Sepinggan – Balikpapan 5,53 persen,”sebutnya.

Menurut Anggoro jumlah penumpang domestik terbesar melalui SAMS Sepinggan – Balikpapan yaitu mencapai 59,63 ribu orang atau 75,66 persen dari total penumpang domestik, diikuti APT Pranoto – Samarinda 15,25 ribu orang atau 19,35 persen.

Sementara itu, jumlah penumpang angkutan udara domestik bulan Januari – bulan September 2020 sebanyak 982,37 ribu orang atau turun 52,44 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 2.065,53 ribu orang.

Penumpang terbesar tercatat di SAMS Sepinggan Balikpapan mencapai 688,23 ribu orang atau 70,06 persen dari keseluruhan penumpang domestik, diikuti APT Pranoto – Samarinda 210,62 ribu orang atau 21,44 persen.

Lanjutnya penumpang angkutan udara ke luar negeri/internasional pada bulan September 2020 masih menunjukkan angka nol dari bulan April 2020. Bandara yang melakukan penerbangan ke luar negeri/internasional di Provinsi Kalimantan Timur hanya bandara SAMS Sepinggan – Balikpapan.

Selama bulan Januari – bulan September 2020 jumlah penumpang angkutan udara ke luar Negeri, baik menggunakan penerbangan nasional maupun asing mencapai 4,67 ribu orang atau turun 80,45 persen dibandingkan jumlah penumpang pada periode yang sama tahun sebelumnya, terang Anggoro Dwithjahyono.