SAMARINDA—Proses penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Tahun Anggaran 2021 Provinsi Kalimantan Timur dilaksanakan lebih cepat.

Hal itu diungkapkan oleh Gubernur Kaltim, Dr H Isran Noor saat menghadiri sekaligus melakukan penyerahan DIPA dan TKDD Tahun Anggaran 2021 di Ballroom Hotel Mercure Jalan Mulawarman Samarinda, Jum’at (4/12/2020).

“Saya bersyukur penyerahan DIPA dan TKDD lebih cepat. Sehingga kegiatan bisa dilaksanakan 2021 sejak awal Januari,” ujar Isran Noor.

Menurut Isran, hal ini sesuai pesan Presiden RI, Ir. H Joko Widodo agar jajaran pemerintah segera melaksanakan kegiatan guna mendukung penanganan Covid-19, percepatan pemulihan ekonomi nasional, dan berbagai prioritas pembangunan strategis pemerintah.

Selain itu, Gubernur juga menginstruksikan kepada kepala daerah, baik bupati dan walikota, juga instansi otonom untu segera menyiapkan dokumen yang berkaitan dengan kontrak dan lelang kegiatan. Sebab, pembangunan dan upaya pemulihan ekonomi tidak saja bersumber dari APBN/APBD, tetapi pihak swasta (investor) berupa investasi.

“Saya yakin kegiatan pembangunan di Kaltim ini, pasti didukung oleh investor. Semuanya sangat penting dalam percepatan pertumbuhan ekonomi di daerah,” ungkapnya.

Untuk diketahui, secara keseluruhan DIPA dan TKDD Tahun Anggaran 2021 untuk Kalimantan Timur sebesar Rp 28 Triliun. Terbagi dana instansi vertikal Rp10 Triliun dan instansi otonom sekitar Rp18 Triliun.

Turut dihadir Sekdaprov Kaltim, HM Sa’bani, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan, Midden Sihombing, Kapolda Kaltim, Irjen Pol Herry Rudolf Nahak dan Danrem 091/ASN, Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro serta jajaran Forkopimda Kaltim, Bupati/Walikota se Kaltim, pimpinan kementerian/lembaga/instansi vertikal dan pimpinan OPD lingkup Pemprov Kaltim secara langsung dan virtual.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *