SAMARINDA-Bertempat di Ruang Tamu Kadispora Kaltim, dilangsungkan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Jabatan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kaltim, Senin (7/12/2020).

“Salah satu yang pasti terjadi bila ada pertemuan adalah perpisahan,“kata mantan Plt Kadispora, H M Agus Hari Kesuma (AHK) kepada para tamu undangan yang hadir dalam acara serah terima jabatan (sertijab) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

Acara yang dihadiri seluruh pejabat Eselon III dan IV tersebut  secara resmi dilakukan penyerahan jabatan Kadispora kepada Kepala Dinas yang baru kepada Agus Tianur yang dilantik oleh Gubernur Kaltim H Isran Noor, Jum’at (4/12/2020).

Dilanjutkan AHK, dirinya berterimakasih kepada seluruh pimpinan dan jajaran staf Dispora Kaltim atas kerjasama yang telah terbangun selama ini. Ia mengatakan bahwa perpisahan ini hanyalah sebatas pada pekerjaan saja, namun tali silaturahmi tidaklah terputus.

Selain itu ia juga mengucapkan selamat menjalankan tugas sebagai kepala dinas yang baru kepada Agus Tianur yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim.

“Selamat datang penggantiku, semoga Dinas Pemuda dan Olahraga selalu dapat dibanggakan dan semakin maju” tukasnya.
Sementara itu Agus Tianur dalam sambutannya juga menuturkan bahwa dirinya berterimakasih kepada AHK yang banyak memberikan bimbingan dan masukan meski hanya beberapa bulan menjabat.

“Tentunya kami memohon support, bantuan, dan apapun itu agar kami dapat mengemban tugas dan amanah ini dengan baik”kata manta Kepala UPTD SKOI tersebut.

Oleh karenanya ia berpesan agar dalam menjalankan amanah tersebut ia beserta pihak-pihak yang terkait dapat membangun dan menumbuhkan kerjasama yang baik, menciptakan lingkungan kekeluargaan yang harmoni demi kemajuan Dispora Kaltim.

Agus Tianur pun menyerahkan cinderamata kepada AHK sebagai kenang-kenangan dari seluruh pegawai Dispora Kaltim. (rdi)

 

Sumber : Dispora Kaltim

SAMARINDA—- Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Prov. Kaltim, H. Muhammad Faisal menerima kunjungan Diskominfo Jawa Timur di Ruang Kudungga, Senin (7/12). Kunjungan tersebut dalam rangka koordinasi pelaksanaan satu data Indonesia.

Rombongan dari Diskominfo Jatim dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Evaluasi dan Informasi, Idham Ashari.

Kasi Evaluasi dan Informasi, Idham mengatakan salah satu program kerja prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Timur adalah penggunaan Big Data yang merupakan salah satu Nawabhakti Satya yang dicetuskan oleh Gubernur Jawa Timur sebagai manifestasi dari program ” CETTAR” (cepat, efektif, tanggap, transparan akuntabel dan responsif) yang diharapkan mampu mendongkrak kinerja ASN di lingkungan Provinsi Jawa Timur.

Untuk itu dirinya menegaskan kehadiran bersama rombongan guna menggali lebih dalam pelaksanaan kebijakan statistik sektoral di Kalimantan Timur yang telah dilaksanakan sesuai amanat Peraturan Presiden nomor 39 tahun 2019. Ini yang melatar belakangi Diskominfo Jatim melakukan kunjungan.

“Setelah kami perhatikan masih banyak kekurangan yang ada pada peraturan Gubernur kami,  makan dengan ini kami berinisiatif merevisi peraturan Gubernur dimaksud dan disesuaikan Perpres, “ujarnya.

Sementara Kadis Kominfo Kaltim, H. Muhammad Faisal menyambut baik kunjungan, serta memberikan selamat datang pada Diskominfo Jawa Timur.

Dirinya mengatakan Diskominfo Kaltim harus banyak belajar dari Diskominfo Jatim karena disana sudah ada bidang khusus statistik.

Baik Gubernur maupun Bupati dan Walikota di Kaltim sudah sepakat dengan satu data ini serta semua OPD juga sudah membuat kesepakatan untuk satu data.

“Mudah-mudahan dengan ada bidang khusus soal satu data ini akan memudahkan harapan Presiden tentang satu data Indonesia,”tegasnya.

Samarinda – Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi memberikan Penganugrahan Produkvitas Siddhakarya Kalimantan Timur diruang Ruhui Rahayu, Senin (7/12/2020).

Siddhakarya berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya karya prima. Siddhakarya merupakan penghargaan produktivitas yang diberikan oleh Gubernur di setiap tahun genap. Dan ditahun ganjil pemerintah pusat memberikan penghargaan Paramakarya.

“Kita bangga dan bersyukur ditengah pandemi masih ada anak-anak muda yang berkreasi, ini merupakan terobosan dan prestasi luar biasa, dari 6 perusahaan tadi yang menerima 4 diantaranya adalah perusahaan makan, ternyata makanan ini mantap,” Ungkap Hadi.

6 Perusahaan yang menerima penghargaan itu adalah CV. Makrifah Herbal Kota Bontang, CV. Triangel Jaya Utama Kota Balikpapan, Cerita Bahagia Food Kota Balikpapan, PT. Selvi Karya Utama Kota Balikpapan, PT. Mahakam Megah Mulia Kota Samarinda dan PT. Trinity Auto Kota Samarinda.

“Bagi yang menerima penghargaan agar bisa mempertahankan prestasi ini dan mengajarkan pada rekan-rekan yang lain, agar Kaltim kedepan menghasilkan ribuan pengusaha kecil dan menengah yang memiliki produktifitas luar biasa, mereka inilah yang menjadi pahlawan di Kaltim” Tegas Hadi.

Untuk mendorong peningkatan produktivitas dan kualitas tersebut. Serta daya saing perusahaan agar lebih berperan dalam pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kaltim melalui Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Siddhakarya kepada perusahaan-perusahaan yang berhasil meningkatkan produktivitasnya

Kita berharap penghargaan ini menjadi motivasi pengusaha kecil dan menengah lainnya di seluruh Kaltim untuk terus berprestasi dalam meningkatkan produktifitas.

Pemprov Kaltim mendukung sepenuhnya kepada 6 perusahaan ini untuk dilanjutkan ditingkat nasional pada ajang Penghargaan Paramakarya, ditahun 2021 yang diselenggarakan di pemerintah pusat.

Acara ini dihadiri oleh kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kaltim Suroto dan mewakili Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kemenaker RI yang di wakili oleh kepala BLK Samarinda Andri Susila.

Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi memberikan Penganugrahan Produkvitas Siddhakarya Kalimantan Timur diruang Ruhui Rahayu, Senin (7/12/2020).

 

 

 

 

 

 

 

 

Jakarta – Sebanyak 1,2 juta dosis vaksin COVID-19 telah tiba di Bandara Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/12/2020) malam. Pesawat charter milik maskapai Garuda Indonesia yang membawa vaksin tersebut mendarat sekitar pukul 21.30 WIB.

“Hari ini pemerintah sudah menerima 1,2 juta dosis vaksin COVID-19. Vaksin ini buatan Sinovac yang kita uji secara klinis di Bandung, sejak Agustus 2020 yang lalu,” ungkap Presiden Joko Widodo dalam pernyataannya yang ditayangkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (6/12/2020)

Jumlah tersebut akan terus meningkat seiring dengan kebutuhan penanganan pandemi di Indonesia. Disampaikan Kepala Negara, pemerintah masih mengupayakan kedatangan 1,8 juta dosis vaksin yang akan tiba di awal Januari 2021.

Selain vaksin dalam bentuk jadi, lanjutnya, Indonesia juga akan mendatangkan vaksin dalam bentuk bahan baku curah, yang selanjutnya akan diproses oleh Bio Farma.

“Dalam bulan ini juga akan tiba 15 juta dosis vaksin dan di bulan Januari sebanyak 30 juta dosis vaksin dalam bentuk bahan baku curah, yang akan diproses lebih lanjut oleh Bio Farma,” ujar Presiden.

Dengan ketersediaan vaksin ini, upaya untuk mencegah meluasnya wabah COVID-19 dapat segera dilakukan melalui vaksinasi. “Kita amat bersyukur, alhamdulillah, vaksin sudah tersedia artinya kita bisa segera mencegah meluasnya wabah COVID-19,” ujar Presiden.

Tetapi, lanjut Presiden, untuk memulai vaksinasi tersebut masih diperlukan tahapan-tahapan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Lebih lanjut, Presiden menegaskan empat hal yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan vaksinasi.

Pertama, seluruh prosedur harus dilalui dengan baik, dalam rangka menjamin kesehatan dan keselamatan masyarakat serta efektivitas vaksin. “Pertimbangan ilmiah, hasil uji klinis, ini akan menentukan kapan vaksinasi bisa dimulai,” kata Presiden.

Kedua, persiapan sistem distribusi vaksin ke daerah. Pendistribusian vaksin ini sangat penting, begitu juga peralatan pendukung, daya manusia (SDM), dan tata kelola vaksinasi.

“Kita tahu telah disiapkan sejak beberapa bulan yang lalu lewat simulasi-simulasi di beberapa provinsi, dan saya yakin setelah diputuskan vaksinasi dimulai, semua sudah dalam keadaan siap,” ujar Presiden.

Ketiga, memantau dan mengikuti pengumuman dan petunjuk-petunjuk terkait pelaksanaan vaksinasi.

“Karena tidak memungkinkan dilakukan vaksinasi secara serempak untuk semua penduduk, saya harap semua pihak untuk mengikuti pengumuman dan petunjuk-petunjuk dari petugas yang saat ini sudah menyiapkan vaksinasi,” kata Presiden.

Terakhir, tetap harus menjalankan protokol kesehatan. “Meski vaksin sudah ada, kita tetap harus disiplin menjalankan protokol kesehatan, tetap disiplin 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan), selalu harus terus kita lakukan,” pungkas Presiden.

 

Sumber : setkab.go.id

SAMARINDA—– Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Samarinda melaunching Program Acara Anak Cerdas Indonesia (ACI), di Studio Si Karut, Minggu (6/12/2020).

Dalam Sambutan Kepala RRI Samarinda, Rahma Juwita mengatakan program acara ACI ini merupakan aksi perubahan kepemimpinan administrator Kepala Bidang Siaran RRI Samarinda, Asti Supriarti.

Program acara ACI ini juga seiiring dengan misi RRI yaitu bagaimana memberikan hak warga negara untuk mendapatkan pendidikan melalui siaran mencerdaskan dan hiburan yang sehat.

Rahma berharap ACI bisa menjadi solusi ditengah pandemi Covid-19 bahwa kreativitas itu tidak akan terhenti.

“Bagaimana kita menciptakan SDM-SDM yang unggul mulai sejak disni. Di ACI inilah kita dapat melihat kemampuan anak-anak kita yang begitu luar biasa,”ucapnya.

Rahma menambahkan program anak cerdas ini nantinya akan menjadi program rutin RRI Samarinda di tahun 2021 hingga seterusnya.

Disela sambutnya dirinya juga memberikan pujian kepada Cristabel murid SD Santo Fransiskus Asisi sebagai pembawa acara hari ini.

SAMARINDA—- Data harian sebaran Covid-19 per 6 Desember 2020 menunjukkan penambahan kasus sebanyak 185 kasus.

185 kasus tersebut sebut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak berasal dari Kabupaten Berau 11 kasus, Kabupaten Kutai Kartanegara 65 kasus, Kabupaten Kutai Timur 31 kasus, Kabupaten Paser empat kasus, Kota Balikpapan 26 kasus dan Kota Samarinda 48 kasus.

Angka kasus penyebaran Covid-19 di Kaltim kini menjadi 564,8 per 100.000 penduduk.

Selain penambahan kasus positif baru, Kaltim juga melaporkan kasus sembuh dari Covid-19 sebanyak 113 kasus. Kasus tersebut dari Kabupaten Berau tujuh kasus, Kutai Kartanegara 65 kasus, Kutai Timur 7 kasus, Paser 5 kasus, Balikpapan 19 kasus, Kota Bontang lima kasus dan Kota Samarinda lima kasus.

Andi turut melaporkan tambahan pasien meninggal dunia yakni dua kasus, masing-masing satu kasus dari Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Paser.

Saat ini menurut Andi, akumulasi kasus positif terkonfirmasi positif  21.018 kasus, sembuh 17.756 kasus dan meninggal 604 kasus.

Sementara jumlah pasien yang masih dalam perawatan di Kaltim 2.658 kasus dan dalam proses laboratorium 629 kasus, terang Andi.