Samarinda— Sekretaris Daerah Prov. Kaltim HM Sa’bani meluncurkan seara resmi aplikasi Sistem Pelayanan Elektronik Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (Sparkling) yang digagas oleh Dinas Lingkungan Hidup Prov. Kaltim, secara virtual melalui aplikasi zoom cloud video meeting, Kamis (1/10/2020).

“Gagasan seperti ini merupakan aksi perubahan tidak saja akan dimanfaatkan secara sempit oleh dinas tapi tentu saja kita ingin sistem pelayanan elektronik ini dapat dengan mudah diakses oleh semua pihak yang berkaitan dengan keperluannya dalam rangka perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup,”ungkap Sa’bani

Dijelaskannya gagasan seperti ini patut terus dikembangkan, bagaimanapun dengan inovasi-inovasi yang kita tuangkan dalam bentuk apapun akan sangat membantu kerja dan tugas sehari-hari sehingga dapat mendukung kelancaran aktivitas administrasi maupun pelayanan pelayanan yang menang menjadi bagian dari tugas pemerintah khusnya pelayanan publik.

“Sayang kalau gagasan itu hanya dalam bentuk konseptual semata saja kemudian hanya menjadi pajangan, jangan,” tuturnya

Menurutnya, aplikasi Sparkling jangan hanya dipahami oleh orang-orang yang berada di Dinas Lingkungan Hidup atau beberapa orang yang memang sering berinteraksi dengan Dinas Lingkungan Hidup, tetapi semua pihak bisa dengan mudah mengaksesnya dan memanfaatkannya.

“Ibaratnya itu tidak memerlukan kecanggihan yang luar biasa tapi dengan peralatan yang sederhana dengan android yang sederhana bisa dimanfaatkan untuk mengakses keperluan- keperluan dalam rangka untuk mendapatkan pelayanan elektronik di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup,”ucapnya

Adanya Sparkling pada Dinas Lingkungan Hidup, dirinya menilai sudah sejalan dengan misi dan gubernur dan wakil gubernur dalam RPJMD khususnya berdaulat dalam pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan tentu saja gagasan ini juga menunjang poin 5 dari misi di dalam RPJMD yaitu berdaulat dalam mewujudkan birokrasi Pemerintahan yang bersih, profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Harapan kita Sparkling dapat memberikan layanan yang cepat, tepat, aman transparan dan akuntabel serta tentu saja mudah diakses,”tegasnya

 

PENAJAM– Dandim 0913/PPU Letkol Inf Dharmawan Setyo Nugroho S.I.P. di dampingi oleh Ketua Persit Kartika Candra Kirana Cabang LXV Dim 0913 PPU Ny. Santi Dharmawan, Danramil Penajam Kapten Inf Imam S memanen jagung manis yang di tanam di Demplot Kodim 0913/PPU tepatnya di Desa Girimukti Kecamatan Penajam Kabupaten Penjam Paser Utara (PPU), Kamis (1/10/2020).

Di sela kegiatan memamen Dandim 0913/PPU menerangkan kepada awak media,”Kami bersama Para Babinsa dan Persit serta masyarakat berupaya memanfaatkan lahan tidur dan ini merupakan salah satu bentuk program ketahanan pangan di Kabupaten Penajam Paser Utara, terutama dalam suasana pandemi Virus Corona ( covid-19 ) ini sehingga kita bisa berbagi dengan masyarakat ,”ujarnya.

Lanjutnya, ”Panen jagung ini merupakan hasil karya Babinsa dan Ibu-Ibu Persit KCK Cab LXV Dim 0913 PPU serta masyarakat yang patut kita apresiasi di mana Babinsa tersebut mengajak dari kelompok kelompok tani untuk mau memanfaatkan lahan yang kosong dan inilah yang kita bisa berikan kepada masyarakat, semoga apa yang sudah kita lakukan ini bisa diteruskan dan bermanfaat bagi masyarakat luas,”tegas Dandim.

Penanaman tanaman pangan, menurut Dandim ini sesuai dengan arahan dari pimpinan Angkatan Darat. Agar para Babinsa di wilayah, memberi contoh untuk memanfaatkan lahan-lahan yang belum diberdayakan, dan mengisinya dengan tanaman-tanaman yang sifatnya tidak terlalu lama untuk dipanen.Program ini termasuk program untuk mendongkrak ketahanan pangan, terutama di situasi pandemi covid-19 seperti sekarang ini.

Sumber Penrem 091/ASN

 

SAMARINDA- Penegakan disiplin protokol kesehatan covid-19 di Kota Samarinda dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-75 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat, Rabu (30/9/2020) diawali dengan apel gelar pasukan yang dipimpin Komandan Detasemen Polisi Militer VI/1 Samarinda Pomdam VI/Mulawarman Mayor CPM Teguh Ariwibowo.

Kegiatan penegakan protokol kesehatan Covid-19 ini dilaksanakan Denpom V1/1 Samarinda, Kodim 0901/Samarinda, Polresta Samarinda dan unsur Pemerintah Kota Samarinda.

Operasi disiplin protokol kesehatan digelar di empat titik keramaian di Kota Samarinda seperti di Taman Samarendah, Pasar Pagi, Depan Mall Mesra Indah dan di Simpang Empat Rumah Sakit H. Darjad.

Menjadi sasaran petugas dalam penindakan Peraturan Walikota Nomor 43 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalia wabah covd 19.

Dalam operasi tersebut sebanyak 14 pelanggar tidak menggunakan masker yang terjaring dan mendapat respon spontan positif masyarakat.

Dandenpom VI/1 Samarinda Mayor Cpm Teguh Ariwibowo mengutarakan, disamping memberikan sanksi, petugas juga memberikan masker secara gratis dalam kegiatan tersebut.

“Operasi melibatkan 70 personel gabungan diharapkan agar masyarakat tetap taat mematuhi protokol kesehatan saat melakukan aktifitas diluar rumah dan kasus wabah covid-19 di Kota Samarinda diharapkan tidak meluas dan kondisi kehidupan masyarakat kembali normal,”jelasnya.

Sumber Penrem 091/ASN

SAMARINDA—Wakil Gubernur Kaltim, H Hadi Mulyadi beserta jajaran Forkopimda Kaltim, diantaranya Danrem 091/ASN Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro, Ketua Pengadilan Tinggi (KPT) Kaltim Sutoyo dan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kaltim Sukiman BP, mengikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2020 secara online di ruang Heart of Borneo (HoB) lantai 2 Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (1/10/2020).

Presiden RI, Joko Widodo bertindak selaku Inspektur pada Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2020 yang dipusatkan di Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya, Jakarta Timur ini. Hadir Wakil Presiden RI, KH Ma’ruf Amin, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo dan Ketua DPD RI, La Nyalla Mahmud Mattalitti.

Wakil Gubernur, Hadi Mulyadi mengatakan bangsa Indonesia harus bersyukur karena telah bersatu dalam ideologi Pancasila. Sebagai dasar negara Pancasila menjadi pemersatu suku, agama dan seluruh etnis yang ada di Indonesia.

“Dan ini bertahan hampir 75 tahun. Kita patut bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyatukan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Seluruh agama, seluruh etnis, TNI dan Polri juga kami ucapkan terima kasih. Sehingga sampai sekarang kita masih bertahan walaupun di tengah krisis pandemi Covid-19 kita tetap bersatu dalam NKRI,” ucap Hadi penuh rasa syukur.

Untuk itu, lanjut Hadi, diimbau kepada oknum masyarakat yang merongrong keutuhan NKRI ini supaya tidak merugikan diri sendiri dan bangsa Indonesia.

“Mari kita bersama-sama membangun ditengah krisis ini dan Insya Allah dalam beberapa bulan lagi kita akan bisa melewati masa-masa sulit ini. Semoga Pancasila benar-benar menjadi ideologi kehidupan berbangsa dan bernegara,” pesannya.

Tampak hadir, Kabinda Kaltim Brigjen TNI, Moch Amin Wakajati Kaltim Supardi, Plt Kaban Kesbangpol Kaltim, Deni Sutrisno, Kepala Dinas Pendidikan, Anwar Sanusi dan Kepala Dinas Sosial, Agus Hari Kesuma.

SAMARINDA—Rapat Koordinasi Kepegawaian (Rakorpeg) yang tertunda akibat pandemi Covid-19, saat ini siap kembali dilaksanakan.

Rakorpeg, merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan sebagai wadah untuk menyamakan persepsi serta menyuarakan aspirasi seputar isu-isu aktual khususnya, permasalahan bidang kepegawaian dengan mengundang pemerintah pusat sebagai narasumber.

Untuk itu, Kepala BKD Prov Kaltim, Diddy Rusdiansyah melaksanakan rapat internal dengan jajarannya yakni Sekretaris dan para pejabat struktural diruang kerjanya, Rabu (30/9).

Disepakati rangkaian Rakor kepegawaian ini nantinya juga akan digabung dan berkaitan dengan urusan kegiatan Korpri.

“Rakorpeg dan Korpri, ini dua kegiatan sekaligus menjadi satu. Harapan kita secara administratif segala yang diprogramkan  sudah terlaksana dengan baik,” ujar Diddy Rusdiansyah.

Menurut mantan Kepala Diskominfo itu, saat ini merupakan “timing” yang pas untuk melaksanakan kegiatan tersebut, sesuai diterapkannya aturan terkini oleh pemerintah, antara lain tentang manajemen talenta, pemangkasan birokrasi, netralitas ASN, sekaligus kegiatan seleksi pejabat dalam masa pemilu serentak.

“Itu merupakan tema-tema yang menurut kita penting dan perlu disamakan persepsinya,”jelas Diddy.

Sementara itu, dalam wawancara terpisah, Sekretaris, Nina Dewi  menerangkan acara tersebut disepakati dan dijadwalkan selama 1 hari pada tanggal 15 Oktober 2020 di Hotel Novotel Balikpapan.

Selain, pemerintah pusat yang diundang sebagai narasumber antara lain dari BKN, KemenPAN, Kemendagri dan DPN Korpri.

“Acaranya dengan Zoom yang diikuti dgn target partisipan 200 lebih dari perangkat daerah di lingkungan Pemprov/Kab/Kota se Kaltim. Yang diundang langsung hanya Sekda Pemprov dan Kab/Kota dgn jumlah 20 sampai 25 orang, jumlah tamu terbatas,” kata Nina Dewi.

“Setelah ini kita akan segera menyurati secara resmi kepada pemerintah pusat terkait acara ini. Insyaallah masalah teknis dan non teknis sudah siap, tinggal menentukan tema, masih menunggu masukan dari bidang-bidang, besok sudah siap,” pungkasnya.

(Dinfobkdkaltim)

 

Samarinda – Upacara pelantikan dan pengambilan sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur, Selasa (29/9/2020).

Muhammad Sa’bani diangkat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim setelah Presiden Jokowi dengan menerbitkan Kepres Nomor 158/TPA Tahun 2020 tanggal 23 September 2020. Dalam Kepres itu, ditegaskan Sabani menduduki jabatan tinggi madya di Pemprov Kaltim.

“Jabatan yang diemban Sa’bani merupakan jabatan tertinggi di Pemprov Kaltim. Karenanya mari lakukan kerjasama yang baik antar OPD sehingga tujuan pembangunan Kaltim terwujud,” pesan Gubernur Isran Noor.

Sa’bani diangkat sebagai Pj Sekda Prov Kaltim, Jumat (15/5/2020) berdasarkan Keputusan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 821.2/III.2-3195/TUUA/BKD/2020 tertanggal 15 Mei 2020 setelah mendapat persetujuan Menteri Dalam Negeri Prof H Muhammad Tito Karnavian bernomor 123.64/3148/SJ tentang Persetujuan Pengangkatan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur.

Tiga bulan kemudian, status Pj Sekda kembali diberikan kepada Sa’bani hingga terbit Kepres mengangkatnya menduduki jabatan Esselon 1 B.

Kepada Sa’bani, Gubernur Isran Noor berpesan bahwa Sekretaris Daerah Provinsi bertugas untuk membantu Gubernur dan Wakil Gubernur dalam berbagai tugas pemerintahan dan kebijakan daerah, mengkoordinasikan administrasi pelaksanaan tugas perangkat daerah serta pelayanan administratif serta tugas pembangunan lainnya.

“Lakukan pembenahan lebih terencana terhadap berbagai permasalahan internal birokrasi, seperti penataan personel, pembinaan disiplin PNS, pengembangan kualitas sumber daya aparatur dan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk kesejahteraan PNS,” pesan Isran.

Isran menegaskan jabatan adalah amanah Allah SWT dan kepercayaan rakyat untuk melaksanakan tugas pemerintah pusat dan daerah. Jika ada hal yang kurang baik, maka segera lakukan perbaikan, terutama dari dalam diri kita sendiri.

“Selamat kepada H Muhammad Sa’bani dan istri, semoga sukses dan lancar dalam menjalankan tugas dan amanah ini,” pungkas Isran

Samarinda – Ketua DEKRANASDA Kaltim Norbaiti Isran Noor Menyerahan Surat Keputusan Penjabat Sementara (SK Pjs) Ketua Dekranasda Kota Bontang, Kabupaten Kutai Timur, Kabupaten Berau, Kabupaten Kutai Barat dan Kabupaten Mahakam Ulu oleh Ketua di Ruang Ruhui Rahayu, Selasa (29/9/2020).

Kelima Pjs Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota yang menerima SK, adalah Nyoman Kuriani untuk Kabupaten Mahakan Ulu, Rina Marlina untuk Kutai Timur, Ratna Nugrarini Ramadhan untuk Kabupaten Berau, Indri Indah Winarni untuk Kota Bontang dan Suhelni Syirajuddin untuk Kabupaten Kutai Barat

Kegiatan dihadiri Kepala Dinas Perindagkop UMKM Kaltim yang juga Ketua Harian Dekranasda Kaltim HM Yadi Robyan Noor. Wakil Ketua Dekranasda Kaltim Hj Erni Makmur Hadi Mukyadi, Ketua DWP Kaltim/GOPTKI Kaltim Hj Lisa Sabani, Ketua BKOW Kaltim Hj Suryani Astuti Tommy serta Sekretaris Dekranasda Erwinsyah.

Pemprov Kaltim, kata Wagub Hadi Mulyadi sangat mendukung kegiatan Dekranasda, diharapkan organisasi ini bagian dari meningkatkan kreatifitas daerah.

“Produk-produk lokal Kaltim, khususnya kabupaten dan kota terus digali. Sehingga mampu bersaing dan lalu secara nasional bahkan internasional,” kata Hadi Mulyadi.

Wagub menjelaskan banyak produk Kaltim yang diakui kualitas dan keunikannya. Sehingga minimal suatu daerah memiliki satu produk unggulan, termasuk lima kabupaten dan kota yang Pjs Ketua Dekranasdanya menerima SK untuk Kutai Timur, Bontang, Mahakam Ulu, Kutai Barat dan Berau.

Sementara Hj Norbaiti Isran Noor sangat berharap para Pjs Ketua Dekranasda melanjutkan program-program yang ada, termasuk program provinsi maupun pusat bisa dikoordinir agar terlaksana sesuai terget.

“Apalagi ada program Dekranasda Award, maka para Pjs terus mendorong dan memotivasi jajarannya untuk terus meningkatkan kreatifitas dan inovasi kerajinan dan produk lokal,” ujar Norbaiti

SAMARINDA—Pencanangan Hari Kesatuan Gerak PKK, Bangga Kencana dan Kesehatan tahun 2020 diharapkan dapat memberikan makna dan ungkapan rasa syukur atas berbagai kiprah dan karya nyata yang sudah dirasakan manfaatnya bagi masyarakat selama ini.

Harapan tersebut diutarakan Gubernur Kaltim, H. Isran Noor dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kaltim, H. Fathul Halim saat membuka Pencanangan Hari Kesatuan Gerak PKK, Bangga Kencana dan Kesehatan tahun 2020 secara virtual, Rabu (30/9/2020).

Menurutnya, pencanangan ini merupakan momentum sangat baik untuk meningkatkan partisipasi keluarga dan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan terutama di tengah terjadinya pandemi Covid-19.

Terjadinya pandemi covid-19 dampaknya sangat dirasakan baik bidang ekonomi, sosial dan buday. Bahkan dalam bidang pelayanan dasar yang terutama dalam pelayanan kesehatan masyarakat seperti di Posyandu. Dimana sampai saat ini ada beberapa Kabupaten dan Kota yang hanya sebagian posyandunya dapat melakukan penimbangan dan tidak sedikit kabupaten/kota yang sampai saat ini belum juga membuka layanan di Posyandu karena daerahnya dikategorikan zona merah.

“Saya mengajak kepada Kader PKK untuk menggelorakan budaya hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari,” ajaknya.

Oleh karena itu, dirinya menyambut baik langkah sinergitas lintas sektor dalam pencanangan kesatuan gerak PKK bangga kencana dan kesehatan ini dalam rangka meningkatkan capaian pembangunan khususnya pada program di TP PKK di bidang kesehatan dan keluarga berencana yang dimulai secara berjenjang dari tingkat Provinsi sampai ke tingkat desa, kelurahan dan RT.

Dia juga meminta Kader PKK diseluruh Kaltim dapat menjadi ujung tombak dalam pencegahan dan penyebaran virus Corona dengan cara mengedukasi masyarakat untuk disiplin dalam melakukan protokol kesehatan.

“Mari bersama-sama memberikan bimbingan pembinaan dan fasilitas yang berkelanjutan kepada kader PKK termasuk kader dasawisma, karena kepada mereka sesungguhnya terletak fungsi kinerja dan program-program PKK guna tetap selaras dengan program Pemerintah,”Ajaknya lagi.

Sementara itu, Wakil Ketua I TP PKK Kaltim, Hj. Erni Makmur menjelaskan melalui virtual meeting kegiatan Pencanangan Hari Kesatuan Gerak PKK, Bangga Kencana dan Kesehatan tahun 2020 diharapkan dapat meningkatkan peran serta pria dalam rangka keadilan dan kesetaraan gender di masyarakat serta lebih memfokuskan pada kegiatan-kegiatan yang secara langsung dapat meringankan beban bagi keluarga mereka dalam mendapatkan pelayanan KB dan kesehatan sesuai dengan prioritas masalah yang ada dengan memperhatikan potensi dan keanekaragaman daerah.

 

 

Samarinda—Meski saat ini imbas dari pandemi virus Corona (Covid-19) juga dirasakan oleh Pemerintah, namun program kerja tetap terus dilaksanakan demi pelaksanaan pembangunan. Salah satunya adalah kunjungan kerja yang tetap dilakukan oleh rombongan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Penajam Paser Utara ke Diskominfo Kaltim dalam rangka koordinasi kegiatan dan program kerja, Rabu (30/9/2020)

Ditemui langsung oleh Kasi Pengelolaan Opini dan Informasi Publik Irene Yuriantini dan Kasi Pengelolaan Informasi Sri Rezeki Marietha, kunjungan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan tersebut membahas mengenai Media Online dan aktivitas Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi yang dilakukan oleh Diskominfo Kaltim.

Kasi Pengelolaan Media Komunikasi dan Humas Diskominfo PPU Marliana mengungkapkan perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) nelakui Diskominfo Kaltim terhadap media siber dalam 2 tahun terakhir menunjukkan perkembangan yang cukup berarti, dalam melakukan pembinaan melalui kerja sama pemberitaan.

Karenanya, Diskominfo PPU ingin lebih mengetahui mekanisme pembinaan kerjasama pemberitaan dengan media online tersebut. Saat ini Diskominfo Kaltim telah mengembangkan kontributor di 10 kabupaten/kota untuk meliput kegiatan-kegiatan di kabupaten/kota.

Selain media online, Marliana juga berkoordinasi mengenai tugas, pokok dan fungsi Pejabat Pengelola Informasi Daerah (PPID) Kaltim yang bisa dijadikan acuan untuk PPID Kab PPU.

 

SAMARINDA—Setelah definitif menjadi Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sa`bani memiliki peran strategis dalam tata kelola organisasi di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim mendampingi Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim dalam menjalankan roda pemerintahan.

Hal tersebut memunculkan harapan besar dalam masa tugas Sa`bani sebagai  pimpinan tinggi madya dan tertinggi ASN di daerah.

Harapan tersebut muncul dari Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim, Diddy Rusdiansyah. Dalam wawancara singkat.

Diddy Rusdiansyah mengemukakan, dalam kekosongan jabatan Sekdaprov definitif selama hampir dua tahun menyebabkan adanya keterbatasan pengambilan keputusan serta kebijakan.

Karena itu, Diddy Rusdiansyah berharap Sekdaprov dapat mengambil percepatan langkah strategis sesuai kewenangan yang telah diberikan.

“Posisi Sekda, kan sebagai pimpinan ASN tertinggi di daerah. Dengan definitifnya Pak Sa`bani sebagai Sekdaprov Kaltim, otomatis langkah percepatan dapat dilakukan sesuai kewenangan yang telah diamanatkan kepada Beliau,” ujar Diddy Rusdiansyah, Selasa (29/09/2020).

Sebelumnya, Sa`bani ditetapkan sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim, Selasa, 29 September 2020 setelah Presiden Jokowi menerbitkan Kepres Nomor 158/TPA Tahun 2020 tanggal 23 September 2020. Sa’bani juga sebelumnya menjabat sebagai Pj Sekda Prov Kaltim, Jumat 15 Mei 2020 berdasarkan Keputusan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 821.2/III.2-3195/TUUA/BKD/2020 tertanggal 15 Mei 2020.

Penunjukan Sa`bani sebagai Pj. Sekdaprov Kaltim, tutur Diddy setelah mendapat persetujuan Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian bernomor 123.64/3148/SJ tentang Persetujuan Pengangkatan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur. Tiga bulan kemudian, status Pj Sekda kembali diberikan kepada Sa’bani hingga terbit Kepres mengangkatnya menduduki jabatan Esselon 1 B.

Dengan rekam jejak seperti itu, menurut Diddy Rusdiansyah, tidak memerlukan penyesuaian sistem kerja bersama seniornya tersebut. Apalagi, Sa`bani merupakan pejabat karir di lingkup Pemprov Kaltim yang telah lama berkecimpung dalam tugas-tugas di Pemprov Kaltim.

“Kita sudah dapat memahami sistem kerja Beliau. Karena selain pernah menjabat sebagai Pj. Sekdaprov, beliau juga merupakan pejabat karir sejak Gol 3a di Pemprov Kaltim. Masa transisi telah berlangsung selama beliau menjadi Pj. Sekdaprov kurang lebih empat bulan. Beliau juga pernah menjadi Plt. Artinya Beliau memiliki rekam jejak panjang di Pemprov Kaltim,” ujar Diddy Rusdiansyah.

Dalam masa jabatan Sekdaprov Kaltim definitif dari HM. Sa`bani selama kurang lebih 17 bulan, menurut Diddy Rusdiansyah ada sejumlah tugas penting yang diemban Sekdaprov Kaltim.

Pertama adalah kaderisasi pegawai di lingkup Pemprov Kaltim. Beberapa formasi di lingkup Pemprov Kaltim mengalami kekosongan pejabat sehingga memerlukan regenerasi kepemimpinan.

Selain itu, tugas penting lainnya adalah bersama-sama untuk menekan angka kasus Covid-19 di Kaltim. Khususnya dalam menciptakan ritme kerja bagi para ASN di masa new normal saat ini yang membutuhkan perhatian khusus

Peran ketiga Sekdaprov Definitif adalah memimpin transisi Kaltim sebagai wilayah Ibu Kota Negara (IKN). Peran ini cukup penting terutama untuk mendorong percepatan pembangunan dan penyiapan daerah-daerah penyangga IKN.

“Saya kira ada beberapa tugas yang perlu menjadi perhatian Pak Sa`bani setelah menjabat Sekdaprov definitif. Pertama melakukan kaderisasi dan menyiapkan regenerasi kepemimpinan karena beberapa formasi lowong. Saat ini ada 12 formasi lowong, menyusul Tujuh pegawai di eselon 2 JPT Pratama. Tugas lainnya adalah turut berperan dalam menekan angka penyebaran kasus Covid-19, khususnya dalam menyesuaikan ritme kerja ASN di tengah pandemi Covid-19 ini. Terakhir, dan ini jangan dilupakan, memimpin transisi Kaltim menjadi IKN dengan mendorong pembangunan daerah penyangga agar siap menyambut IKN,” ujar Diddy Rusdiansyah.

(HumasBKDKaltim)