SAMARINDA–Sebagai bentuk kepedulian kepada dunia pendidikan, Bank Indonesia (BI) memberikan bantuan beasiswa kepada 39 perguruan tinggi baik Negeri maupun Swasta di seluruh Indonesia secara virtual melalui aplikasi zoom cloud video meeting, Rabu (30/9/2020)

Deputi Gubernur BI, Doni P Joewono mengatakan sejak tahun 2011 hingga saat ini BI telah bekerja sama dengan 175 perguruan tinggi dengan jumlah penerima beasiswa mencapai lebih dari 25000 mahasiswa di seluruh Indonesia.

Penyerahan beasiswa merupakan bagian dari Fokus utama program dedikasi untuk negeri dalam pengembangan kapasitas SDM unggul termasuk diantaranya peningkatan kapasitas SDM dalam merespon era digital yang diharapkan dapat meningkatkan angka partisipasi pendidikan meningkatkan indeks pembangunan manusia guna meningkatkan daya saing bangsa melalui SDM yang kreatif mandiri produktif dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi serta mampu berperan dalam pemberdayaan masyarakat.

Lebih lanjut dia juga mengatakan penerima beasiswa akan tergabung dalam komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI) dan mendapatkan berbagai pembekalan terkait dengan peningkatan kompetensi seperti pelatihan seminar baik nasional maupun serta diikutsertakan dalam berbagai kegiatan.

“Para penerima beasiswa BI diharapkan dapat menjadi Future Leaders yaitu menjadi pemimpin muda di berbagai bidang dan tingkatan,”pintanya.

Dijelaskan kepala Departemen komunikasi BI, Onny Widjanarko beasiswa BI ini terbagi atas dua skema.  Pertama, skema beasiswa reguler dengan bantuan beasiswa satu juta perbulan, kedua skema bantuan vokasi dengan bantuan beasiswa satu juta.

“Adanya beasiswa BI ini diharapkan mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa tidak patah arang di tengah Covid 19, karena yang mendukung banyak salah satunya dari BI,”terangnya.

SAMARINDA – Gubernur Kaltim, Dr H Isran Noor mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada jajaran PT XL Axiata Indonesia.tbk dan Asosiasi Dinas Kominfo Provinsi Seluruh Indonesia (Askompsi) atas perhatian dan kepedulian kepada masyarakat Kaltim, khususnya bagi dunia pendidikan di Benua Etam.

Hal tersebut diungkapkan beliau pada seremoni Bakti Sosial Askompsi Peduli Pendidikan di Provinsi Kalimantan Timur, Kamis (10/09) di Kantor Gubernur Kaltim.

“Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya dan penghargaan setinggi-tingginya kepada manajemen dan seluruh keluarga besar XL Axiata yang telah memberikan kepedulian dan perhatian kepada masyarakat Kaltim, khususnya bagi anak-anak siswa, mahasiswa, guru dan dosen. Ini adalah fakta yang pantas di syukuri dan berterima kasih kepada pihak XL Axiata ini,” ucap Isran Noor.

Menurut Isran Noor, penyerahan 50.000 pcs kartu internet untuk kalangan pendidikan, khususnya para siswa, mahasiswa, guru dan dosen di Kaltim ini sangat membantu, terutama bagi anak didik dan penyelenggara pendidikan di Kaltim.

“Saya kira kerja sama ini bisa dilaksanakan jika semua pihak bisa memberikan kepercayaan satu sama lain. Bangsa Indonesia khususnya di Kaltim dengan kondisi seperti ini memerlukan perhatian dari semua pihak. Jumlah penerima 50.000 kartu internet itu jumlah yang banyak. Mudah-mudahan dengan kontribusi dan kepedulian ini bermanfaat bagi masyarakat Kaltim,” ujar Isran Noor saat video conference dengan jajaran Direksi XL Axiata.

Chief Enterprise XL Axiata, Feby Salyanto mengatakan XL memang terus berdampingan dengan pemerintah dalam hal pendidikan jarak jauh.

“Tidak hanya kartu internet ini, kami juga menyediakan paket-paket khusus untuk pendidikan. Semoga ini papat digunakan seluas-luasnya untuk kepentingan belajar di Kalimantan Timur,” pesannya.

Penyerahan secara simbolis 50.000 pcs kartu internet dilakukan oleh Head Of Sales XL Axiata Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat, Maryadi kepada Gubernur Isran Noor. Tampak hadir Plt Kepala Dinas Kominfo Kaltim, H Moh Jauhar Efendi, Kepala Dinas Pendidikan Kaltim, Anwar Sanusi dan Plt Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Prov Kaltim, H Elto.

(humasprovkaltim).

SAMARINDA — Orang tua memiliki peran strategis dalam proses pembelajaran anak selama merebaknya pandemi Covid-19. Keberhasilan anak belajar dirumah sangat tergantung pada peran orang tua.

Hal tersebut diungkapkan Bunda PAUD Kaltim, Hj. Norbaiti Isran Noor saat menjadi Keynote Speaker pada Webinar kelas orang tua berbagi mendampingi anak usia dini belajar di rumah melalui aplikasi zoom cloud video meeting, Senin (28/9/2020).

Menurutnya peran penting dalam pembelajaran anak membuat orang tua harus perlu menambah wawasan pengetahuan terkait cara mendidik anak yang efektif dan menciptakan rumah sebagai tempat yang nyaman untuk belajar. Meluangkan waktu dan tenaga dalam mendampingi anak dirumah merupakan investasi kesuksesan anak di masa mendatang.

“Walaupun dengan berbagai kesibukan orang tua harus dapat mendampingi anak dalam belajar dirumah,”ungkapnya.

Lebih lanjut, yang menjadi catatan penting bahwa orang tua dirumah bukan untuk menggantikan semua peran guru di sekolah, sehingga pendidikan dirumah tidak harus sama persis dengan disekolah. Tetapi bagaimana anak bisa menerapkan apa yang disampaikan oleh guru disekolah dan dikerjakan dirumah, tegasnya.

Pembelajaran anak usia dini di rumah bukan dimaksudkan pada pencapaian kurikulum, namun lebih difokuskan pada jaminan keberlangsungan proses pembelajaran, seperti penguasaan kecakapan hidup sederhana dan bertumbuhnya karakter anak.

Serta pembelajaran harus dikontektualisasikan dengan apa yang ada dirumah karena melibatkan anak usia dini dalam kegiatan-kegiatan harian dalam rumah merupakan pembelajaran bermakna bagi mereka.

Dirinya berharap kelas webinar bagi orang tua yang diselenggarakan hari ini bisa memberikan masukan dan ilmu bagi semua peserta, serta memberikan dampak yang positif  bagi PAUD yang ada di Kaltim.

“Semoga pendemi cepat berlalu, anak-anak bisa belajar disekolah, bertemu dengan teman-teman dan guru-guru, sehingga pembelajaran bisa mereka rasakan,”harapnya.

 

 

BALIKPAPAN – Pertamina kembali berdonasi puluhan gadget (handphone) untuk siswa SD dan SMP Kota Balikpapan mendukung program peduli pendidikan 1708.

Meski program tersebut telah usai, namun sebanyak 41 handphone baru, 1 unit handphone layak pakai, dan 5 unit notebook layak pakai kembali diserahkan oleh perwakilan Pertamina.

Donasi gelombang kedua ini menutup donasi Pertamina yang diserahkan pada 17 Agustus lalu, yakni menjadi 291 unit handphone baru, 4 unit layak pakai, dan 9 unit notebook layak pakai.

Region Manager Comm, Rel & CSR Kalimantan Roberth MV Dumatubun, mengatakan donasi ini murni dari para pekerja, mitra kerja, serikat pekerja, dan penghuni apartemen.

Dinas Pendidikan Kota Balikpapan pun turut mengapresiasi dan berterimakasih atas ratusan gawai yang telah diserahkan Pertamina. “Terima kasih atas sumbangsihnya yang luar biasa untuk pendidikan di Balikpapan,” kata Pargiyanta, perwakilan Dinas Pendidikan Balikpapan.

Adapun donasi Handpone yang telah diberikan sebelumnya telah disalurkan secara merata kepada anak-anak SD maupun SMP yang memang membutuhkan. (*)

BONTANG – Paket data bagi pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) dan SMP di Kota Bontang mulai didistribusikan. Jumlahnya mencapai 29.800 siswa baik negeri maupun swasta. Nantinya, setiap siswa mendapat paket data sebesar 8 Gigabyte (GB).

Paket data ini dapat digunakan per 1 September 2020 mendatang. Paket tersebut hanya khusus digunakan untuk kegiatan pembelajaran virtual melalui aplikasi CloudX. Tidak dapat digunakan untuk mengakses media sosial maupun gim daring.

Pembagian paket data itu dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Bontang sekaligus peluncuran Website PAUD Bontang JAGO, Selasa (25/8/2020).

Ini sekaligus komitmen Pemkot dalam upaya memberi kemudahan di tengah pandemi Covid-19, tak terkecuali pada sektor pendidikan. Di Kalimantan Timur, Bontang menjadi pertama berinovasi.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni berujar pemberian paket data ini merupakan bentuk penghargaan kepada orangtua dan siswa. Sebab, mereka diharuskan belajar dengan metode learning from home atau belajar dari rumah.

Selain itu, pemberian paket data ini juga membantu mengatasi salah satu kendala Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), yakni keterbatasan memiliki paket data.

“Oleh karena itu, kita membantunya dengan (paket data) satu anak itu 8 Giga dengan sistem CloudX, dan hanya dipakai untuk sekolah saja. 1 September aplikasinya akan dibagikan,” kata Neni.

Pemberian paket data ini, lanjut Neni akan dilakukan setiap bulan hingga pandemi Covid-19 berakhir. “Pemberian paket ini setiap bulan sampai Covid-19 berhenti. Selama masih learning from home sampai 2021 kita menganggarkannya,” imbuhnya.

Disinggung mengenai Website PUAD Bontang JAGO, Neni mengurai, sebagai kota yang memiliki dedikasi terbaik di bidang PAUD, website ini merupakan inovasi yang menjadi contoh bagi lembaga PAUD lainnya baik di Kaltim maupun Indonesia.

Website ini berisi data seluruh PAUD di Kota Taman. Seperti profil lembaga Paud, Angka Partisipasi Kasar (APK), hingga status akreditasi. (*)

PENAJAM – Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19, aktivitas belajar mengajar di sekolah diliburkan. Sebagai solusi, proses belajar mengajar dilakukan secara online, namun sayang tidak semua masyarakar berkemampuan untuk membeli pulsa data ataupun orang tua yang mengerti tentang apa itu belajar online.

Seperti yang dilakukan Babinsa Kelurahan Tanjung Tengah Koramil 0913-01/Penajam Serda Herry pada Sabtu malam (15/8) dengan membantu proses belajar mengajar siswa Sekolah Dasar 018 di wilayah binaannya dengan metode belajar secara online, dengan jumlah siswa 4 anak, yang bertempat di Depan warung milik Mardiana Kelurahan Tanjung Tengah Kecamatan Penajam, Kabupaten Penjam Paser Utara (PPU), Minggu (16/8/2020).

Bintara Pembina Desa (Babinsa) jajaran Kodim 0913/PPU mengambil peran membantu proses belajar mengajar di wilayah binaan terutama kepada siswa yang tidak memiliki alat komunikasi yang menjadi syarat utama proses belajar mengajar dalam jaringan.

Apa yang dilakukan oleh anggota TNI di Wilayah Desa binaannya ini diapresiasi oleh para orang tua siswa karena dapat membantu dalam menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru kepada anaknya pada masa pandemic.

“Semoga wabah pandemic Covid – 19 yang sudah menyebar ke seluruh penjuru dunia ini agar cepat segera hilang sehingga anak-anak bisa belajar normal seperti biasa dan perekonomian juga stabil,”ungkap Babinsa Serda Herry.

Sumber Penrem 091/ASN

BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang menetapkan media pembelajaran jarak jauh (PJJ), dari siaran televisi lokal, pemberian paket data internet gratis, hingga pembuatan lembar kerja siswa (LKS).

Kabid Pendidikan Dasar Disdikbud Bontang Saparudin menargetkan pembuatan LKS bakal dirampungkan awal September. Target ini lebih cepat dari sebelumnya, yakni di semester awal 2021.

“Jadi, Agustus penulisan sudah selesai. Awal September proses percetakan rampung,” kata Saparudin.

Proses penyusunan melibatkan guru lokal di Bontang. Bagi jenjang SD tiap angkatan dijatah lima guru. Rencananya tiap guru dibebani menulis satu tematik. Sementara untuk jenjang SMP satu guru ditugasi menyusun satu mata pelajaran dalam satu angkatan kelas.

Namun, tidak seluruh pelajar mendapatkan LKS. Pada jenjang SD, media pembelajaran ini hanya diperoleh bagi kelas 4 hingga 6. Mengingat sebagai antisipasi jika pandemi tak kunjung usai. Disebabkan tiga kelas terakhir pada jenjang ini nilai semesternya dijadikan patokan untuk kelulusan siswa.

Baca Juga: Rencana Diakuisisi, Yayasan Pikir-Pikir
Selain itu, dia menilai penyusunan materi kelas 1-3 terbilang sulit. Apalagi dengan waktu terbatas. Disdikbud sulit mencari guru yang mahir dalam menyusun materi dalam LKS.

“Jadi nanti kami fasilitasi di semester genap supaya persiapan lebih dari awal. Rencananya September langsung dimulai,” sebutnya.

Adapun pelajar SMP seluruhnya mendapatkan. Dari kelas 7 hingga 9. Baik yang menempuh pendidikan di sekolah negeri maupun swasta. Total 10 ribu eksemplar bakal dicetak dari seluruh jenjang. Diprediksi harga tiap eksemplarnya Rp 20 ribu. Artinya pemkot bakal mengeluarkan anggaran sebesar Rp 200 juta.

“Skemanya ini tidak masuk lelang,” sebut dia.

Bagi jenjang SMP, LKS berisi enam mata pelajaran meliputi bahasa Indonesia, IPA, matematika, IPS, PPKN, dan bahasa Inggris. Sementara tingkat SD, lima mata pelajaran minus bahasa Inggris dimasukkan secara tematik.

Tana Paser – Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (DKISP) Kabupaten Paser menggelar lomba desain website guna mendorong kreatifitas generasi muda dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.

“Lomba desain website untuk mendorong kreatifitas anak-anak muda kreatifitas generasi muda dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi sehingga berkontribusi dalam kemajuan daerah,” kata Kepala Bidang Aplikasi DKISP Paser Joko Santoso, Rabu (15/07/2020).

Lomba tersebut kata Joko mengusung tema yaitu ”Merdeka berkreasi dengan IT (information Technology)”. dengan kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi pelajar untuk terus mengembangkan kemampuannya di bidang IT.

Bagi yang berminta, dapat mengisi formulir pendaftaran persyaratan dan mengirim file desain web melalui Google Form yaitu: https://bit.ly/lombadesainweb

“Waktu pendaftaran dan pengumpulan desain mulai 20 Juli 2020 sampai dengan 17 Agustus 2020,” ujar Joko.

Joko mengatakan lomba ini masing-masing diikuti peserta mewakili sekolah. “Setiap sekolah dapat mengirimkan maksimal 2 (dua) orang,” katanya.

Peserta lomba harus masih berstatus pelajar SMA/SMK/ sederajat, dibuktikan dengan kartu pelajar atau surat keterangan dari sekolah yang bersangkutan, dan diupload di Google Form yg disediakan panitia. Desain yang telah dikirim akan diseleksi oleh pihak panitia.

Empat desain paling menarik akan dihubungi panitia pada tanggal 18 Agustus 2020 untuk masuk ke sesi selanjutnya dan mempresentasikan desain rancangannya pada tanggal 20 Agustus 2020. Peserta yang tidak lolos seleksi dinyatakan gugur dan tidak berhak mengikuti sesi selanjutnya.

Teknik pembuatan website bebas Boleh menggunakan framework css misalnya bootstrap. Jenis Web yang diganakan adalah web statis dimana pengguna tidak bisa mengubah konten dari web tersebut secara langsung menggunakan browser.

Interaksi yang terjadi antara pengguna dan server hanyalah seputar pemrosesan link saja. Halaman-halaman web tersebut tidak memiliki database, data dan informasi dalam web statis tidak berubah-ubah kecuali diubah syntaxnya.

Desain disesuaikan dengan Soal Website yang diikutsertakan dalam lomba belum pernah dilombakan sebelumnya.

Isi desain tidak boleh mengandung atau menggunakan elemen atau materi yang dilindungi oleh hak cipta termasuk logo, karya foto, karya grafis, merek dagang, dan lainnya.

Untuk unsur estetika desain halaman web diperkenankan menggunakan script namun terbatas pada client-side scripting seperti JavaScript dan jQuery serta diizinkan menggunakan elemen flash dan actionscript-nya.

Peserta diwajibkan menyertakan logo Pemerintah Kabupaten Paser dalam website yang dibuat. Konten Website terdiri atas Beranda, Profil, Galeri, Hubungi Kami.

Peserta juga diperbolehkan menambahkan konten lain yang berhubungan dengan hal menarik di Kabupaten Paser, sebagai tambahan poin, atau dapat memanfaatkan API yang terdapat pada web api.paserkab.go.id.

“Isi tidak boleh mengandung pornografi ataupun SARA, kejahatan dan pornografi,” kata Joko.

Panitia berhak mendiskualifikasi peserta jika diketahui Hak Atas Kekayaan Intelektualnya diragukan, sedang dalam sengketa, mengambil karya orang lain, atau mendapatkan klaim dari pihak lain. Desain website yang di presentasikan harus sesuai dengan desain yang dikirim ke pihak panitia.

Peserta diperbolehkan mengganti desain yang sudah dikirimkan maksimal sebanyak 1x sebelum batas pengumpulan file berakhir (14 Agustus 2020) dengan subject “Revisi Lomba Web Desain-Kominfo Kab. Paser – Nama”

Ujoh Bilang, (14/7) Dinas Pendidikan Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur, menyalurkan bantuan dana segar dampak Coronavirus Disease 2019 bagi 683 pelajar dan mahasiswa setempat yang masih bertahan di luar daerah, atau tidak pulang kampung karena pandemi.

“Penerima bantuan merupakan pelajar dan mahasiswa Kabupaten Mahulu yang menempuh pendidikan di luar daerah, namun tidak pulang selama libur karena adanya pandemi ini,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kabudayaan Kabupaten Mahulu, Feridiana Hendoq.

Adapun syarat yang harus dipenuhi bagi penerima bantuan antara lain harus melampirkan surat pernyataan tetap di daerah tempat belajar atau tidak pulang kampung, Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang berdomisili di Mahulu.

Jumlah penerima bantuan uang saku yang sebanyak 683 penerima itu terdiri atas mahasiswa mandiri sebanyak 551 penerima, beasiswa kerja sama sebanyak 78 penerima dan pelajar sebanyak 54 penerima.

Menurutnya, bantuan dana yang diberikan dengan anggaran dari APBD Mahulu tersebut langsung untuk tiga bulan berturut-turut, terhitung untuk bulan April, Mei dan Juni.

Besaran nila bantuan adalah mahasiswa mandiri Rp1,85 juta untuk uang saku dan jaminan kesehatan Rp 900 ribu, untuk pelajar menerima uang saku Rp1,5 juta dan jaminan kesehatan    Rp 800 ribu, kemudian untuk beasiswa kerja sama hanya mendapat uang kesehatan senilai       Rp 900 ribu.

“Penyaluran bantuan langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima yang sudah dilakukan pekan kemarin,” ucap Feridiana.

Ia berharap bantuan yang disalurkan itu dapat bermanfaat untuk penananggulangan COVID-19 bagi masing-masing penerima, seperti untuk pembelian masker, hand sanitizer, sarung tangan/alat pelindung diri (APD), dan pembelian vitamin guna menjaga imunitas tubuh.

Sementara itu, salah seorang penerima bantuan, Vinsensius Geh yang juga Plt Ketua Keluarga Besar Mahasiswa Kabupaten Mahakam Ulu (KBMKMU) Provinsi Kaltim, yang sedang kuliah di Samarinda, saat dihubungi mengaku bersyukur dan berterimakasih atas bantuan ini.

“Kepedulian Pemkab Mahulu terhadap mahasiswa dan pelajar yang berada di luar kabupaten dengan memberikan bantuan dana tunai ini sangat berarti bagi kami, apalagi selama pandemi COVID-19 kami menghadapi kendala finansial,” ucapnya (mg)

TANA PASER—Tahun ajaran baru 2020/2021 mulai tanggal 13 Juli 2020, siswa dan guru melaksanakan proses belajar mengajar di rumah atau belajar dari rumah (BDR) dikarenakan masih dalam masa pandemi COVID-19.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Paser, Murhariiyanto, dengan mengacu pada Surat Edaran Disdikbud Paser Nomor B/421/ 838.1 /PSD.4.1/VII/2020 tertanggal 3 Juli 2020 tentang Kebijakan Belajar Dari Rumah (BDR) Tahun Pembelajaran 2020/2021.

Murhariyanto mengatakan kebijakan BDR diambil mengingat kasus COVID-19 di Kabupaten Paser jumlahnya semakin meningkat.

“Ketentuan ini berlaku bagi semua sekolah mulai jenjang TK/PAUD, SD dan SMP. Sekolah dilarang melakukan proses pembelajaran tatap muka,” ujar Murhariyanto, Kamis (09/07/2020).

Ia menuturkan, selama BDR guru tidak perlu datang ke sekolah dalam memberikan pelajaran, namun agar tetap terpeliharanya kondisi fisik Sekolah, penjaga sekolah dan petugas kebersihan dapat melaksanakan aktivitas seperti biasa.

“Guru mengajar dari rumah. Tidak perlu datang ke sekolah. Untuk penjaga sekolah dan petugas kebersihan bisa datang ke sekolah,” kata dia.

Dalam proses BDR, guru wajib menyiapkan rencana pembelajaran baik secara daring (online) maupun luring (offline) disertai pendampingan dari orangtua siswa.

Adapun Kepala satuan pendidikan atau kepala sekolah kata Murhariyanto bertugas menetapkan model pengelolaan sekolah dari rumah, menentukan jadwal piket apabila diperlukan dengan tetap menjalin koordinasi dengan Disdikbud Paser.