Samarinda – Plt Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Muhammad Sa’bani pimpin apel rutin pagi yang dilaksanakan dihalaman Kantor Gubernur Kaltim, Senin (16/9). Dalam sambutannya Sa’bani menyampaikan, Gubernur akan melakukan launching atau meluncurkan program Beasiswa Kaltim Tuntas.

“Ini adalah bagian program strategis untuk mewujudkan pendidikan Kaltim lima tahun kedepan yang ingin dicapai. Sesuai misi menciptakan SDM yang berakhlak mulia dan berdaya saing,” ucap Sa’bani.

Lanjutnya, lima tahun kedepan harus meraih posisi itu. Untuk dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Karena ini, dua hal strategis untuk menunjang pemerintahan. Khususnya RPJMD dibawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur sekarang ini.

Kebijakan untuk mencapai misi itu adalah mereformulasi kurikulum pendidikan khususnya sekolah-sekolah menengah kejuruan. “Supaya nanti pada saatnya tidak menjadi pilihan ketiga atau keempat, tetapi menjadi pilihan pertama,” terangnya.

Selain itu, Biro Organisasi untuk mengevaluasi semua organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dengan pelayanan publik, “Evaluasi standar pelayanan mereka, mana yang kurang, mana yang sudah memadai, mana yang memang sudah paripurna. Yang belum untuk kita isi apa yang harus dilakukan karena banyak standar pelayanan yang minimal belum dipenuhi,” jelasnya.

Ini menjadi perhatian kita semua dan masing-masing mengevaluasi kinerjanya. Kurang lebih 3,5 bulan lagi akan berakhir pelaksanaan anggaran 2019.

“Target capaian yang sudah ditetapkan tolong dievaluasi mana yang terhambat, mana yang sudah dicapai. Mana yang memerlukan dorongan untuk melakukan meraih capaian targetnya,” harapnya. (Diskominfo – Rzk)

Kukar – Dalam upaya penguatan kelembagaan petani khususnya petani pekebun, Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim melaksanakan kegiatan dinamika Kelompok Tani yang melibat petani lada di dua kecamatan di Kutai Kartanegara, yakni Muara Badak dan Muara Kaman. Kegiatan ini dilakukan, karena pada umumnya yaitu permasalahan manajemen pengelolaan kelompok tani (poktan) yang kurang baik dan tidak tepat sasaran.

Kepala Disbun diwakili Kepala Bidang Pengembangan Komoditi, Bambang Fajrul Fallah mengatakan bahwa Dinamika Kelompok merupakan salah satu upaya Disbun Kaltim dalam hal penguatan kelembagaan. Selama ini banyak poktan hanya berdasarkan kegiatan swadaya masyarakat saja, namun dengan pembinaan yang dilakukan oleh Disbun, poktan  tersebut akan bisa lebih maju.

“Pelatihan Dinamika Kelompok merupakan salah satu upaya kami dalam memperkuat kelembagaan petani pekebun. Banyak poktan yang tidak sehat karena kurang adanya pembinaan,” ujar Bambang, Senin (9/9) kemarin.

Pada tahap ini, Bambang menerangkan, Disbun memfokuskan kegiatan pada Pelatihan Penumbuhan Kebersamaan/Dinamika Kelompok yang diikuti sebanyak 60 orang peserta dari 1 kelompok tani di kecamatan Muara Badak dan 1 kelompok tani dari kecamatan Muara Kaman, Kutai Kartanegara.

“Dengan adanya kegiatan dinamika kelompok ini, diharapkan kelompok tani tersebut akan semakin kuat dan berkembang. Wawasan pemahaman dan penghayatannya dalam hal pengelolaan kelompok tani melalui sistem kebersamaan ekonomi berdasarkan manajemen kemitraan,” Tutup Bambang.

SAMARINDA—– Masih dalam rangkain memperingati Hari Ulang Tahun Radio Republik Indonesia (RRI) ke-74 tahun 2019, Pagi ini RRI Samarinda kembali menggelar Lomba Mars Angkasawan RRI Tingkat Taman Kanak-Kanak (TK), di Halaman RRI Samarinda, Selasa (10/9)

Kepala RRI Samarinda, Khalidiraya dalam sambutannya mengatakan perlombaan yang RRI gelar pada hari ini adalah salah satunya untuk memperkenalkan Mars Angkasawan RRI kepada anak usia dini.

Semboyan “Sekali Di Udara Tetap Di Udara” amat dekat dengan RRI selama berpuluh-puluh tahun. Selama 74 tahun lebih RRI menemani masyarakat indonesia.

“Anak-anak pada usia dini harus mengetahui bahwa RRI adalah alat pemersatu bangsa,”tegasnya

Dirinya juga mengatakan, kegiatan Lomba Mars angkasawan RRI ini diikuti sebanyak 16 Taman Kanak-Kanak yang ada di Kota Samarinda terdiri dari TK.Islam Al-Kausar, TK Asisi, TK.Tunas Rimba 2 TK. Fajar Harapan,TK. Bhayangkari 2 dan TK. Budi Bhakti serta TK.Kebun Kita Samarinda, dimana masing-masing peserta berjumlah 15 hingga 20 orang.

Tambahnya, khususnya dalam penilain RRI Samarinda menghddirkan tiga dewan juri. Sementara untuk penilaian terdapat tiga kategori diataranya kekompakan dalam pengucapakan, keseragaman dan Penampilan. (diskominfo/ris)

Samarinda— Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Prov Kaltim menggelar kegiatan Karnaval Festival Muharram 1.000 Anak Yatim. Kegiatan ini dalam rangkaian perayaan Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1441 Hijriah yang dipusatkan di Halaman Masjid Baitul Muttaqien Islamic Centre Kaltim Samarinda, Minggu (7/9).

Ketua BAZNAS Kaltim Fachrul Ghazi menyebut festival diisi dengan berbagai kegiatan diantaranya lomba habsy, tabliq akbar yang digelar Sabtu Malam hingga pukul 12 malam, pawai 1.000 anak yatim, lomba mewarnai, talkshow tentang zakat tumbuh bermanfaat di Kaltim, pembagian souvenir, hiburan penampilan marching band, termasuk bazar khusus bagi anak yatim dengan menukarkan kupon untuk membeli, serta penyerahan santunan bagi 1.000 anak yatim.

“Ingin anak-anak yatim tersebut tersenyum tidak hanya Ramadhan saja, tapi sepanjang masa. Melalui kegiatan seperti ini mereka pasti senang dan bergembira,” katanya.

Di tempat yang sama, Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekprov Kaltim, Moh Jauhar Efendi menuturkan kegiatan tersebut setidaknya menggambarkan potensi umat Islam yang beragam beraneka warna dan dengan bermacam coraknya bisa bersatu padu merayakan momen tahun baru hijriah.

Karenanya dia mengajak semua memberikan perhatian bagi anak yatim. Melalui kegiatan Festival Muharram 1.000 Anak Yatim menumbuhkan semangat memberi perhatian bagi anak yatim. Serta menunjukkan kekuatan dan spirit kebangkitan umat Islam di era Milenium abad ke 21 ini.

“Wajar kiranya jika ada ummat Islam merayakan dengan membuat kegiatan positif yang menggugah semangat kebangkitan umat Islam seperti karnaval ini. Semoga kegiatan yang kita selenggarakan membawa kebaikan bagi kita semua. Utamanya bagi anak yatim yang diberikan perhatian ummat muslim Samarinda melalui karnaval ini,” ucapnya. (Diskominfo Kaltim / Cht)

Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2

Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2

Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2Berita Pendidikan2

Berita Pendidikan1Berita Pendidikan1

Berita Pendidikan1Berita Pendidikan1Berita Pendidikan1Berita Pendidikan1Berita Pendidikan1Berita Pendidikan1Berita Pendidikan1Berita Pendidikan1Berita Pendidikan1Berita Pendidikan1Berita Pendidikan1Berita Pendidikan1Berita Pendidikan1Berita Pendidikan1

Berita Pendidikan1Berita Pendidikan1Berita Pendidikan1Berita Pendidikan1Berita Pendidikan1Berita Pendidikan1Berita Pendidikan1Berita Pendidikan1Berita Pendidikan1Berita Pendidikan1Berita Pendidikan1Berita Pendidikan1Berita Pendidikan1Berita Pendidikan1Berita Pendidikan1Berita Pendidikan1Berita Pendidikan1Berita Pendidikan1Berita Pendidikan1Berita Pendidikan1Berita Pendidikan1