Tenggarong— Dalam rangka memperingati Hari Juang TNI Angkatan Darat (AD) 2019, Kodam VI/Mulawarman menggelar bansos secara massal, dalam rangka memperingati di Halaman Kantor Bupati Kukar Minggu (15/12).

Kegiatan bansos diantaranya sunatan massal dan donor darah massal. Acara diawali dengan senam pagi di halaman kantor Bupati, diikuti oleh ratusan peserta dari TNI, Polri dan beberapa pesantren serta sekolah yang ada di Kutai Kartanegara.

Ribuan personel TNI maupun Polri dan masyarakat juga turut menikmati gerakan yang dilakukan oleh instruktur senam di atas panggung. Kegiatan senam pagi dimulai pukul 6.30 WITA.

Selain itu sunatan massal juga dilakukan barengan dengan senam pagi. Setelah senam pagi, para peserta lanjut mengikuti jalan sehat. Jalan sehat dibuka oleh Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto.

Dalam sambutannya Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto menuturkan perlu diketahui bersama, Hari Juang TNI AD merupakan peringatan peristiwa Palagan Ambarawa dalam sejarah perjuangan Bangsa Indonesia yang melibatkan para pemuda serta masyarakat Ambarawa melawan kolonial Belanda.

Semangat patriotisme dan nasionalisme yang ditunjukkan melalui keberanian, keikhlasan rela berkorban mampu menghantarkan para pejuang bersama rakyat mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Mari kita jadikan semangat perjuangan TNI bersama Rakyat tersebut, sebagai pendorong pengabdian kita dalam menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks serta dinamis.

Selanjutnya, Pangdam juga menambahkan “Dalam peringatan Hari Juang TNI AD Tahun 2019 dilaksanakan kegiatan Bakti Sosial yang dimulai tanggal 10 s.d. 15 Desember 2019 di seluruh wilayah Kodam VI/Mulawarman, yang meliputi : kegiatan penanaman sejuta pohon, pembersihan sungai dan drainase, rehab tempat ibadah, pengobatan massal dan operasi bibir sumbing, pembagian sembako gratis serta hiburan rakyat. Kegiatan tersebut diakhiri acara jalan sehat dan syukuran bersama masyarakat, hari ini tanggal 15 Desember 2019 di Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Seluruh kegiatan Bakti Sosial yang diselenggarakan merupakan wujud kepedulian Kodam VI/Mulawarman untuk meningkatkan derajat kesehatan, kesejah-teraan masyarakat sekaligus mengatasi kesulitan rakyat di seluruh wilayah Kodam VI/Mulawarman”, jelasnya.

Hal tersebut sesuai tema Peringatan Hari Juang TNI AD Tahun 2019 yaitu : ”TNI AD adalah Kita” yang berarti Prajurit TNI AD adalah Prajurit yang lahir dari rakyat dan berjuang bersama rakyat. TNI AD tidak akan pernah lahir tanpa adanya dukungan dari Rakyat karena Rakyat adalah ibu kandung TNI. Oleh karena itu, setiap prajurit TNI AD harus berusaha untuk selalu menjaga Kemanunggalan TNI-Rakyat.

Penrem 091/ASN

SAMARINDA—-Hari Juang Kartika (HJK) terlahir dari peristiwa heroik para pendahulu TNI AD bersama-sama rakyat bertempur mempertahankan wilayah Ambarawa pada 15 Desember 1945. Peristiwa inilah yang akhirnya dijadikan momentum HUT TNI AD.

Guna menyambut Hari Juang TNI Angkatan Darat (AD) 2019, Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) menggelar kegiatan ziarah di Taman makam Pahlawan (TMP) Kesuma Bangsa Samarinda, Sabtu (14/12).

Sedangkan tema peringatan Hari Juang TNI Angkatan Darat (AD) 2019, “ TNI AD Adalah Kita”,

Kegiatan tersebut diawali dengan penghormatan umum kepada para pahlawan Kusuma Bangsa dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga di tugu makam para pahlawan oleh pimpinan ziarah rombongan.

Dalam kesempatan tersebut, bertindak selaku Pimpinan Rombongan Ziarah Kepala Staf Korem (Kasrem) 091/ASN Ruslan Effendi, Setelah acara pokok ziarah selesai dilanjutkan dengan kegiatan tabur bunga yang dilakukan secara simbolis oleh Kasrem 091/ASN diikuti oleh peserta ziarah lainnya.

“Kegiatan ini dalam peringatan Hari Juang TNI Angkatan Darat (AD) 2019 dan juga guna mengenang dan menghormati jasa para Pahlawan yang telah gugur sebagai Kesuma Bangsa demi membela bangsa dan negara serta rela berkorban jiwa dan raga tanpa pamrih demi NKRI,” ujar Kasrem Kolonel Inf Ruslan Effendi.

Kegiatan ziarah ini memiliki tujuan untuk menghormati dan mengenang jasa-jasa para Pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia, sudah sepatutnya kita sebagai generasi penerus memberikan penghormatan yang layak untuk para pahlawan yang telah mendahului kita. “Terangnya.

Lanjut Kasrem, sebagai generasi penerus bangsa yang saat ini tinggal meneruskan perjuangan mereka untuk mengisi kemerdekaan. Abdikan pikiran dan tenaga kita untuk kemajuan bangsa Indonesia sesuai dengan tugas dan kewajiban masing-masing.

“Jangan sia-siakan pengorbanan para Pahlawan yang telah berjuang tanpa pamrih demi kemerdekaan bangsa ini,” pintanya

Selesai upacara dilanjutkan pemberian Tali Asih kepada penjaga Taman Makam Pahlawan Kesuma Bangsa oleh Dandim 0901/ Samarinda Kolonel Inf Tommi Kaloko

Sedangkan kegiatan puncak, akan digelar bakti sosial berupa sunatan massal kepada 500 anak kurang mampu, dilanjut dengan donor darah, bazar murah, hiburan rakyat, jalan sehat dan gowes, di gelar di Halaman Kantor Bupati Kukar, serta dihadiri Pangdam VI Mulawarman.

Hadir dalam rombongan tersebut Para Kasi Korem 091/ASN, Komandan Satuan, Para Kabalak Korem 091/ASN, Wakil Ketua Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Korem 091 PD VI/Mulawarman beserta pengurus, Perwira, Bintara, Tamtama, Polresta Samarinda dan PNS.

Penrem 091/ASN

TANA PASER— Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi secara resmi membuka Festival budaya bertajuk,“Tana Paser Internasional Folklore and Folk Art Melas Taon Festival Tahun 2019” yang dipusatkan di lapangan Gentung Temiang Kilometer 5, Sabtu (14/12) sore.

Festival tersebut berlangsung meriah dengan persembahan berbagai seni dan budaya khas suku Paser.

Yusriansyah Syarkawi mengatakan, Festival Melas Taon tersebut dapat menumbuhkan motivasi dalam melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai budaya yang tumbuh pada kehidupan masyarakat Paser.

“Nilai-nilai budaya yang telah wariskan para leluhur tidak boleh luntur oleh budaya luar sehingga kita harus melestarikannya agar tidak kehilangan identitas budaya kita,”Ujar Yusriansyah

Dirinya juga menyampaikan, pelestarian budaya merupakan bentuk tanggung jawab terhadap amanah para pendahulu untuk diteruskan kepada generasi masa kini dan masa yang akan datang.

Di bukanya festival budaya Paser oleh Bupati ditandai pemukulan gendang bersama pemangkut adat Paser, Ketua DPRD Paser dan Kadis Pariwisata Kaltim Sri Wahyuni.

Ribuan pasang mata terpesona menyaksikan  berbagai  persembahan seni budaya Paser, dan turut hadir jajaran tokoh adat Paser dan termasuk ketua LAP Paser Arbain M Noor,  Ketua Lembaga Adat PPU, Balikpapan dan Ketua Lembaga Paser  Samboja.

Selain itu juga hadiri  Sekda Paser Katsul Wijaya dan jajaran  pejabat Pemkab Paser, Kadis Pariwisata PPU  serta tamu undangan lainnya.

Berbagai rangkaian kegiatan dalam festival budaya  ini juga akan dilaksanakan sepekan ke depan dan berbagai seni budaya  serta olah raga tradisional suku Paser akan ditampilkan di arena Gentung Temiang Tana Paser.(Diskominfo/Rey)

SAMARINDA— Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) menggelar Istighosah dan doa bersama dalam rangka menyambut Hari Juang TNI Angkatan Darat (AD) 2019, bertempat di Masjid Baitussalam Makorem 091/ASN, Jum’at (13/12).

Doa bersama ini sebagai bentuk ungkapan rasa syukur menyambut peringatan Hari Juang TNI Angkatan Darat (AD) 2019 yang jatuh pada hari Minggu 15 Desember 2019 mendatang.

Acara tersebut digelar di dua tempat yakni, di Masjid Baitussalam Makorem 091/ASN Jln. Gajah Mada No 11 Samarinda dan Gereja GPIB Immanuel Jl. Jenderal Sudirman Samarinda.

Kapenrem091/ASN, Kapten Arh Asrul Azis, dalam rilis tertulisnya mengukapkan bahwa doa bersama warga Korem 091/ASN tersebut, digelar seraya memanjatkan doa agar para pendahulu dan senior senantiasa mendapat lindungan Tuhan Yang Maha Esa, atas perjuangan dan pengorbanannya dalam merebut kemerdekaan Indonesia, serta memohon ridho dan lindungan-Nya dalam melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Peringatan Hari Juang Kartika, hendaknya seluruh prajurit Korem 091/ASN dapat menjadikan sebagai wahana untuk melakukan intropeksi dan renungan sekaligus menjadi motivasi, untuk menuju arah yang lebih baik dan dapat melaksanakan tugas pokoknya demi kejayaan bangsa dan negara Indonesia tercinta.

“Sebagai generasi penerus perjuangan bangsa dan pilar kekuatan negara, kita patut meneladani sikap para pejuang terdahulu dan harus berkomitmen untuk terus menjaga dan menegakkan keutuhan NKRI, dengan asumsi bahwa NKRI sudah harga mati,” tegasnya.

Penrem 091/ASN

Kukar—-Memperingati Hari Juang TNI, Korem 091/ASN menggelar bakti sosial gotong royong dan penghijauan dengan menanam 1.000 pohon. Penanaman dilakukan di depan halaman SMK Negeri 1 Muara jawa , Jln. BJ.Habibi , Kel.Dondang, Kec Muara Jawa, Kab.Kutai kartanegara, Selasa (10/12).

Kegiatan bertemakan “TNI AD Adalah Kita”, penanaman ini juga melibatkan 500 orang dari TNI-Polri, Ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana, Ibu Bayangkara, Pemda, Ormas, Pramuka, anak sekolah dan masyarakat.

Sedangkan 1.000 pohon berjenis diantaranya sengon, trambesi, matoa, rambutan, sirsak jambu batu, jambu agung.

Penanaman ini juga dilakukan di ketinggian dan Medan yang cukup menantang yaitu dengan repling.

Dalam sambutan Danrem 091/ASN Brigjen TNI Widi Prasetijono yang dibacakan Kasrem Kolonel Inf Ruslan Effendy menuturkan penghijauan adalah salah satu kegiatan penting yang harus dilaksanakan secara konseptual dalam menangani krisis Iingkungan. Begitu pentingnya sehingga penghijauan sudah merupakan program nasional yang dilaksanakan di seluruh penjuru tanah air.

“Sebagai paru-paru dunia, penghijauan sangat penting untuk mencegah efek dari global warming yang sekarang ini mulai terjadi, yang disebabkan oleh kurangnya penghijauan, banyaknya penggundulan hutan, dan karena efek dari rumah kaca”, ungkapnya.

Kegiatan penanaman pohon yang dilaksanakan di Desa Dondang Kecamatan Muara Jawa sebagai kepedulian kita dalam mendukung program pemerintah dalam bidang penghijauan untuk merehabilitasi lahan-lahan kritis secara maksimal serta pemulihan akibat dampak kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu.

Pohon yang ditanam sebanyak Satu Juta pohon. Tanaman ini nantinya selain dapat memberikan estetika dan keindahan untuk keasrian kota juga akan berdampak positif terhadap kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat. Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa manfaat dari penghijauan dapat berfungsi sebagai penyaring panas sinar matahari di jalan, yang mampu menjaga keseimbangan kadar oksigen (O2) dan karbondioksida (CO2) serta mengurangi polusi dan meredam kebisingan.

Dirinya berharap agar Kegiatan Penanaman Pohon ini, dapat ditindaklanjuti dengan perawatan pasca tanam untuk mempertahankan posisi tumbuh agar tetap tegak dan stabil, sehingga apa yang kita tanam pada hari ini tentunya menjadi tanggung jawab kita semua untuk membuat alam dan lingkungan menjadi lebih baik dari hari ke hari. (Penrem 091/ASN)

Kegiatan yang digelar DWP Kaltim ini dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) DWP ke 20 tahun 2019. Perlombaan tersebut dibuka langsung oleh Penasehat DWP Kaltim Hj. Norbaiti Isran Noor.

26 tim Dharma Wanita Persatuan (DWP) baik Instansi Pemprov maupun Kabupaten/kota adu merdu dalam lomba paduan suara dan vocal grup, di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim, Selasa (26/11).

SAMARINDA—- 26 tim Dharma Wanita Persatuan (DWP) baik Instansi Pemprov maupun Kabupaten/kota adu merdu dalam lomba paduan suara dan vocal grup, di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim, Selasa (26/11)

Kegiatan yang digelar DWP Kaltim ini dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) DWP ke 20 tahun 2019. Perlombaan tersebut dibuka langsung oleh Penasehat DWP Kaltim Hj. Norbaiti Isran Noor.

Norbaiti mengatakan bahwa paduan suara sebagai ajang silaturahmi, kompetisi dan sebagai ajang menunjukkan bahwa keberadaan Dharma Wanita baik itu di Prov. Kaltim, baik itu di Kabupaten/kota itu partisipasinya kelihatan.

“Saya lihat peserta lomba kali ini muda-muda semua, istri pegawai negeri itu mau tidak mau suka tidak suka memang harus ikut dengan namanya organisasi DWP,”katanya

Dirinya melanjutkan dengan paduan suara ini tentu saja kecintaan kepada Dharma Wanita menjadi bertamba, apabila diikuti setiap bait kata-kata di dalam dharma wanita sungguh luar biasa maknyanya.

Kepada seluruh peserta lomba baik itu dinas maupun instansi di lingkup Pemprov. Kaltim maupun Kabupaten/kota, Norbaiti mengucapkan selamat berlomba.

“Lomba ada menang dan kalah, jangan patah semangat bahwa lomba ini adalah sebagai silaturahmi untuk menunjukkan kemampuan-kemampuan yang dimiliki DWP, jadi lomba ini ikuti saja tampilkan yang terbaik dan sungguh-sungguh,”tegasnya

Sementara Ketua DWP Kaltim Hj Sonya Evelyn Saini menjelaskan Lomba tersebut diikuti 26 tim yang terbagi dalam 13 tim yang terdiri dari 8 tim dari DWP instansi Pemprov. Kaltim dan 5 tim DWP Kabupaten Kota. Sementara lomba vocal grup berjumlah 13 tim peserta yang terdiri dari 10 tim DWP instansi Pemprov. Kaltim dan 3 tim lainnya berasal dari DWP Kabupaten/kota.

Sonya juga mengatakan perlombaan kali ini merebutkan juara 1-III dan Harapan I-III. Selain itu kegiatan tersebut menghadirkan 3 Juri dari Kota Balikpapan yaitu Jantje Roring, Lousis Lau dan Marlen Papulele.

Ia juga menegaskan bagi peserta lomba yang memoeroleh juara 1 nantinya akan ditampilkan di puncak HUT DWP ke 20 tanggal 18 Desember 2019 mendatang.

Samarinda—Musyawarah besar IV Dewan Adat Dayak Kaltim berlangsung dua hari (26-27) November mengangkat tema”Melahirkan generasi yang siap menghadapi persaingan global” berlangsung di Hotel Bumi Senyiur Jalan Pangeran Diponegoro, Selasa (26/11)

Dalam kesempatan itu Gubernur kaltim H. Isran Noor yang di wakili oleh staf ahli Bidang Reformasi Birokrasi dan Keuangan Daerah H. Muhammad Yadi Robyan Noor melalui sambutan tertulisnya mengajak semua masyarakat terutama Dewan Adat Dayak Kaltim (DADK) untuk menyatukan tekad dan bergandeng tangan membangun serta memajukan Kaltim.

Dirinya mengungkapkan di Kalimantan Timur punya sebanyak 587 ormas, salah satunya dewan adat dayak.

“Jadi mubes ini sangat penting juga untuk memilih pemimpin DAD, karena IKN sudah menjadi kesepakatan bersama,” ungkapnya.

Dirinya berharap DADK terus eksis di tengah masyarakat dan negara, membawa watak independensi, kecendekiaan dan keagamaa serta mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan di Kalimantan Timur.

“Dukungan DADK tentu sangat diharapkan untuk bersama-sama menciptakan kedamaian, hidup bertoleransi dan bergotong-royong membangun Kaltim,”ucapnya.

Sementara Presiden Majelis Adat Dayak Nasional, Drs. Cornelis mengharapkan melalui mubes ini warga suku dayak bisa setara dengan suku-suku lain dan bisa mengoreksi diri bagaimana peristiwa masa lalu dan menyiapkan diri di masa yang akan datang.

“Maka dari itu, kita bekerja sama dengan pemerintah untuk membangun sumber daya manusia kita agar lebih maju lagi,” pungkasnya.

Acara di rangkai dengan pemukulan gong sebagai tanda di bukanya acara oleh Drs. Cornelis di dampingi pejabat lainnya.

Hadir Wakil Walikota Samarinda Muhammad Barkati,Ketua DPRD Kaltim HM Makmur HAPK, Ketua Umum Dewan Adat Dayak Kaltim Dr. Edy Gunawan Areq Lung, Ketua Forum Kebangsaan Kaltim H. Yos Sutomo, forkopimda, tokoh adat, masyarakat dan agama.(Diskominfo/Rey)

SAMARINDA— Band papan atas Tipe-X berhasil menghipnotis ribuan atlet dan penonton pada Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) V, di Gor Stadion Madya Sempaja Samarinda, Sabtu (16/11)

Tipe-X yang beranggotakan 6 personel yaitu Tresno Riadi (vokal), Micky (bass), Yoss (gitar), Arie Hardjo (drum), Billy (gitar), dan Anto (trombone) ini melantunkan lagu-lagu andalan dihadapan atlet da penonton FORNA V.

Band yang memiliki pengemar bernama X-friends ini tampil membawakan beberapa lagu hitsnya di antaranya Selamat Jalan, Boyband, Mawar Hitam, Salam Rindu, Genit, saki hati, kamu enggak sendirin.

Bahkan interaksi antara Tersno vocalis Tipe-X dengan penonton sempat membuat riuh dan menambah seruhnya kebersamaan malam itu. Diketahui ribuan penonton memadati Gor Satdion Sempaja Samarinda sejak sore tadi.

Tipe-X merupakan band asal kota Jakarta yang muali berkiprah di dunia hiburan sejak 10 September 1995 hingga saat ini dikenal luas oleh masyarakat Indonesia, kehadiran Tipe-X di Kaltim tersebut juga mengobati kerinduan masyarakat akan hiburan rakyat.