Acara Pelatihan dan Sertifikasi berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Kominfo bagi Angkatan Kerja Muda, Skema Junior Networking dan Junior Networking di Ballroom Swissbell Hotel Samarinda pada Selasa (15/10).

Kepala Bidang Standarisasi Kompetensi Anny Triana saat membacakan Laporan Ketua Panitia Acara.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Prov Kaltim Diddy Rusdiansyah saat memberikan sedikit sambutan.

Kepala Pusat Pengembangan Profesi dan Sertifikasi Dr. Ir. Hedi M Idris, M.Sc saat memberikan sambutan sekaligus membuka Acara.

ele Acara Pembukaan ditutup dengan foto bersama Para Peserta Pelatihan.

Balikpapan-Kementrian Komunikasi dan Informatika mangadakan sosialisasi program prioritas akses Broadband layanan panggilan 112, bertempat di balroom Novotel.(1/10)

Tujuan diadakannya sosialisasi infrastruktur pasif telekomunikasi adalah wujud kordinasi untuk layanan broadband darurat satu pintu di kaltim, Agar mempermudah masyarakat untuk menghubungi layanan darurat. Sudah 35 daerah di indonesia menggunakan layanan broadband 112 dan balikpapan yg pertama menggunakan layanan tersebut.

Pembangunan dibidang komunikasi dan informatika merupakan isu penting, yakni menjadi perhatian dibanyak daerah, untuk meningkatkan kemajuan dibidang tersebut akan sangat mempengaruhi akselarasi pembangunan di setiap daerah.

Kegiatan ini memiliki nilai yang sanagat strategis dalam mensosialisasikan berbagai program yang disusun oleh kementrian KOMINFO setingkat daerah, sehingga pelaksannan tersebut berjalan dengan baiksesuai dengan kemampuan yang dimiliki perangkat yang ada di daerah.

Dalam sambutannya walikota balikpapan berharap langkah maju di bidang komunikasi dan informatika ini juga akan menjadikan kita di Kalimantan lebih siap menghadapi berbagai permasalahan, misalnya saja kebakaran hutan dan lahan yang sangat rentan terjadi, wajib bagi kita membangun kesiapan dari segala aspek guna mengantisipasi.

” Dengan masuknya kita kedalam era revolusi industry 4.0, kementrian kominfo juga dapat menyusun program pengembangan kualitas SDM bagi masyarakat di daerah, sehingga sdm daerah tidak terus tertinggal dan siap menghadapi tantangan, serta manfaat dari era revolusi 4.0” ujar Rizal Effendi .

Teknologi tersebut kedepannya dapat menyokong kemajuan di daerah pembangunan ibu kota baru yang ada di Kalimantan timur , karena sebelunya kota kota yang sudah memakai layanan 112 sangat mempermudah masyarakat setempat.(Bgs)

Samarinda— Wanita merupakan benteng utama dalam keluarga yang selalu diandalkan. Sehingga dalam membina keluarga harus cerdas dan memberikan contoh yang baik termasuk juga penggunaan gadget untuk internet dan media sosial.

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Prov Kaltim Hj. Sonya Evelyn mengatakan, saat ini kemajuan teknologi diiringi dengan semakin dekatnya media sosial di kehidupan sehari-hari    membuat banyak orang terlena akan waktu berselancar di dunia maya.

“Jadi ibu harus cerdas. Perempuan di era ini banyak tantangan dari peran yang dimiliki. Gadget sudah mengubah hidup kita. Apalagi dekatnya media sosial di kehidupan sehari-hari. Kita harus jadi contoh, ada waktunya kita gunakan gadget, tapi minimal ketika bersama keluarga letakkan,” katanya saat pertemuan gabungan DWP Prov, Rabu (25/9).

Lebih lanjut Sonya menuturkan sosial media perlu disikapi dengan bijak dan khusus untuk anak-anak memerlukan pendampingan dari orang dewasa di sekelilingnya maupun orang tuanya. 

Berita yang bermunculan pun harus dipilih dan dipilah secara bijak, karena tidak jarang berita yang muncul adalah hoax dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. 

“Kita kaum ibu adalah merupakan media utama bagi keluarga. Semua sikap dan tindakan kita akan ditiru oleh seluruh anggota keluarga, terutama anak-anak kita. Oleh karena itu, hendaknya kita dapat lebih bijak dalam bersikap dan bertindak. Ajak keluarga bijak menggunakan media sosial,” tandasnya. 

Samarinda—Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan teknologi komunikasi dan informatika wilayah pedesaan di Indonesia tak ketinggalan di Kaltim, ICON+ mempersembahkan Internet Desa dengan sebutan Ides Cafe yang diresmikan langsung oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno berpusat di Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali.

Peresmian Ides Cafe secara bersamaan menggunakan sambungan telekomunikasi Video Konference di 8 kabupaten/kota di Indonesia yakni Desa adat sidayu tojan Klungkung-Bali, Desa budaya pampang Samarinda- Kaltim, Desa kuala langsa-kota langsa, Desa lenggang Kab. Belitung timur, Desa Mandalamekar-Kab Tasikmalaya, Desa dieng wetan-Kab. Wonosobo, Desa ketapang-banyuwangi Dan Pantai Losari Makassar.

Dalam kesempatan itu Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Prov. Kaltim Diddy Rusdiansyah menyambut baik langkah ICON+ dalam membangun iDes Cafe untuk menyambung internet sampai ke desa-desa. Diddy menambahkan, ke depan Kominfo bersama dengan ICON+ akan bekerja sama guna membuka akses internet di berbagai pelosok di Kaltim.

“Alhamdulillah, hari ini kita secara langsung meresmikan Ides Cafe di desa Pampang yang kita beri nama Uma Dado dan Insha Allah pelan-pelan Kominfo dan pihak ICON+ akan bekerja sama guna membuka akses internet di berbagai pelosok di Kaltim. kedepan kita akan siapkan 2 area yaitu di tepian Mahakam dan Taman Samarendah yang serupa dengan ini juga,”ujar Diddy, Selasa(10/9).

Sementara itu, General Manager SBU Balikpapan Lantip Sasmito, menerangkan dalam pengelolaan dan pengoperasiannya, Ides Cafe melibatkan secara langsung pemerintah daerah atau desa, komunitas-komunitas masyarakat desa seperti komunitas petani, nelayan, pengrajin, pedagang, BUMDES, dan pelaku UMKM lainnya, serta Kementerian lainnya.

“Ini adalah salah satu program dari PT ICON+ untuk menyediakan akses internet gratis bagi masyarakat desa yang Kami beri nama ides Cafe khusus untuk Pampang Omah Dado. Dan kita berharap karena Pampang adalah salah satu destinasi wisata di Kota Samarinda, dengan kehadiran internet di desa ini dapat memberikan akses informasi bagi masyarakat desa satunya bisa meningkatkan pariwisata dan lebih dikenal lagi oleh masyarakat luas,”Jelasnya

Ia menambahkan, program idescafe ini sebenarnya sudah berjalan 3 tahun yang lalu dan sampai saat ini, ICON+ telah membangun Ides Cafe 3.170 titik yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Sudah ada lebih dari 3 ribu desa yang sudah tersambung dengan idescafe ini. Dan hari ini secara umum diresmikan langsung oleh Ibu Menteri BUMN Rini Soemarno. Tentu target kedepan kita akan perbanyak lagi idescafe di berbagai pelosok wilayah nusantara khususnya Kaltim,”Tambahnya.

Lantip Berharap, dengan Ides Cafe  diharapkan bisa membantu meningkatkan sektor ekonomi di pedesaan dan dapat semakin meluaskan jaringan pemasaran petani.

“Kita berharap karena Pampang adalah salah satu destinasi wisata di kota samarinda, dengan kehadiran internet di desa ini dapat memberikan akses informasi bagi masyarakat desa satunya bisa meningkatkan pariwisata dan lebih dikenal lagi oleh masyarakat luas,”Pungkasnya.

Diketahui Ides Cafe merupakan program internet rakyat yang diinisiasi oleh ICON+ anak perusahaan PT.PLN (Persero) dengan menargetkan akan ada lebih dari 15.000 Ides Cafe di seluruh Indonesia.

Turut hadir Kepala Bidang Teknologi Informasi Dianto,  Kepala Adat Desa Budaya Pampang Esrom Palan, Sekretaris Diskominfo Kota Samarinda Masrullah, Manager Pemasaran dan Penjualan SBU Balikpapan Rudy Mulyadi. (Diskominfo/Rey)

Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2

Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2

Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2

Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2

Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2Berita Teknologi2

Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1

Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1

Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1

Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1

Berita Teknologi1Berita Teknologi1Berita Teknologi1